Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 17:21 WIB
  • Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Bobby Andalan (Bali)
Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik
Photo :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Gunung Agung mengeluarkan asap tipis, seperti yang terlihat dari pos pengamatan.

VIVA – Setelah sempat relatif tenang selama beberapa hari, Gunung Agung lagi-lagi menggeliat. Kawah di puncak juga mulai memuntahkan abu vulkanik bersamaan dengan semburan asap putih.

Bahkan, berdasarkan pengamatan tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, asap yang dimuntahkan Gunung Agung melalui lubang di kawah cukup tebal dari biasanya, dengan ketinggian semburan antara 1,5 kilometer dan dua kilometer.

Dalam tiga hari terakhir terekam adanya aktivitas gempa low frekuensi yang cukup tinggi. Kemarin misalnya, PVMBG mencatat rekor perekaman gempa low frekuensi sebanyak 44 kali. Hari ini dalam 12 jam terakhir sudah terekam 17 gempa low frekuensi. Aktivitas gempa low frekuensi mengindikasikan aliran fluida magma ke permukaan.

"Karena gempa low frekuensi jumlahnya naik, asapnya cenderung lebih tebal dan kemungkinan ada partikel abunya," kata Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syabana di Pos Pemantauan Gunung Api Agung di Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu 6 Desember 2017.

Devy juga mengamati ketinggian asap untuk memastikan apakah ada material abu vulkanik yang ikut dimuntahkan. Hasilnya, ternyata ada abu vulkanik yang ikut disemburkan Gunung Agung bersamaan dengan asap putih.

"Tadi pagi kami memantau. Kita semua ingin melihat apakah ada partikel abunya. Partikel abunya ada, tapi memang dia tipis. Dia hanya jatuh di sekitar puncak saja, jadi tidak sampai mengganggu penerbangan," kata Devy. (ren)

Baca: Hati-hati, Gunung Agung di Fase Kritis