Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 16 Juni 2017 | 13:46 WIB
  • Soal Sebut Jenderal, Novel dan Polisi Bisa Buktikan Bersama

  • Oleh
    • Siti Ruqoyah,
    • Lilis Khalisotussurur
Soal Sebut Jenderal, Novel dan Polisi Bisa Buktikan Bersama
Photo :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Penyidik KPK Novel Baswedan (kanan).

VIVA.co.id – Wakil Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid berkomentar soal adanya dugaan keterlibatan jenderal kepolisian dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.

"Ini memang satu hal yang secara prinsip kami semua menyesalkan kenapa kasus ini tak selesai. Kalau polisi bisa tangkap teroris di kampung-kampung sana, masa yang di Jakarta, di tengah banyak orang melihat, kan ini kejadiannya bukan di jalan, tapi di lingkungan masjid, banyak orang yang melihat, tapi kok belum selesai," kata Hidayat di gedung DPR, Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Ia menambahkan, terkait dengan posisi Novel sebagai pejabat di KPK, terlepas dari penyebutan nama, seharusnya polisi bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Kondisi ini terkait juga dengan kepercayaan publik dan komitmen polisi dalam memberantas korupsi.

"Kalau Novel mau kasih informasi ke mana saja harus berdasarkan bukti, jangan malah melebarkan masalah yang belum tentu ada buktinya dan memperlebar polemik, jadi polisi agak susah dan polemik tidak fokus," kata Hidayat.

Menurut dia, dugaan Novel soal keterlibatan jenderal tersebut harus diteruskan polisi. Kalau diperlukan malah bisa langsung menyebutkan nama dan bukti, sehingga semua menjadi jelas dan tak menggantung.

"Mestinya segala hal yang berkaitan dengan penyelidikan dan penyidikan itu fokus saja, dan sebutkan. Itu juga kan hasil penyelidikan polisi, kenapa waktu itu enggak disebutkan, bisa digelarperkarakan betul enggak nama itu terlibat atau tidak terlibat,” kata dia.

“Apalagi disebutkan ada (dugaan) keterlibatan jenderal polisi, bukan nama kecil, dan polisi telah berhubungan beberapa kali dengan Pak Novel," ujar Hidayat.

Ia menilai, dalam rangka komitmen untuk menyelesaikan masalah, sebaiknya Novel dan kepolisian bekerja sama. Lalu, nama yang disebut itu diselidiki dan dibuktikan bersama.