Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 17 Juni 2017 | 00:03 WIB
  • Gugatan Romi Dikabulkan MA, Djan Dilarang Pakai Atribut PPP

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Reza Fajri
Gugatan Romi Dikabulkan MA, Djan Dilarang Pakai Atribut PPP
Photo :
  • VIVA.co.id/ Agus Rahmat.
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

VIVA.co.id – Mahkamah Agung mengabulkan gugatan perdata sengketa partai politik yang diajukan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Surabaya, Romahurmuziy. Hal ini diputuskan oleh tiga Majelis Hakim yakni Takdir Rahmadi, Sudrajad Dimyati dan diketuai oleh Ahmad Syarifudin. 

Putusan ini berdasarkan Putusan Peninjauan Kembali (PK) No. 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016. Putusan ini juga menganulir Putusan Kasasi nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2 November 2015 yang memenangkan Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz.

"Dengan adanya putusan PK ini, saudara Djan Faridz dan para pengikutnya, tidak lagi berhak untuk mengatasnamakan PPP pada semua tingkatan dengan dalih apapun," kata Romahurmuziy atau Romi dalam keterangan persnya, Jumat 16 Juni 2017. 

Romi menilai, dengan adanya putusan ini dualisme kepemimpinan PPP telah berakhir. Karena itu dia meminta Djan cs tidak lagi menggunakan kantor DPP PPP yang selama ini didudukinya. 

"Pak Djan tidak berhak lagi menggunakan atribut Ketua Umum PPP dalam bentuk apapun, tidak berhak lagi menggunakan kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro 60," ujar Romi.