Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 15 Juli 2017 | 14:37 WIB
  • PAN: PDIP Sebaiknya Urus Rumah Tangga Sendiri

  • Oleh
    • Beno Junianto,
    • Lilis Khalisotussurur
PAN: PDIP Sebaiknya Urus Rumah Tangga Sendiri
Photo :
  • VIVA.co.id/Eduward Ambarita
Megawati Sukarnoputri pimpin rapat seluruh DPD di kantor DPP PDIP.

VIVA.co.id – Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional, Yandri Susanto menanggapi tudingan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebut PAN tak loyal terhadap pemerintah. Ia malah balik menilai, PDIP juga sering menyoroti kebijakan pemerintah. Misalnya PDIP yang paling keras meminta Rini Soemarno di-reshuffle.

"Kalau PAN tak loyal. Tanya ke PDIP. PDIP paling sering juga soroti kebijakan pemerintah. PDIP paling keras minta Rini di-reshuffle. Jadi, saran saya PDIP sebaiknya urus rumah tangga sendiri," kata Yandri di warung daun, Jakarta, Sabtu 15 Juli 2017.

Ia menegaskan, tudingan PAN selalu berseberangan dengan pemerintah juga keliru. Sehingga, dia meminta partai lain tak ikut campur urusan partai lain. Ia juga meminta agar saling menghormati.

"Karena tata cara mengelola masing-masing organisasi partai ada caranya. Nah, terhadap saran NasDem agar kami keluar, kami serahkan kepada Pak Jokowi, kami kan berkoalisi dengan Pak Presiden Jokowi dan pemerintah, dan Pak Jokowi yang mengajak kami masuk ke pemerintah. Menurut Pak Jokowi tidak efektif, efisien, tidak menguntungkan lagi, pak Jokowi yang memutuskan," kata Yandri.

Ia menjelaskan, PAN tidak selalu berseberangan dengan pemerintah. Tetapi, dia mengakui, memang PAN berseberangan hanya pada dua isu di antaranya Perppu dan Pilkada DKI.

"Pilkada DKI kami tidak mendukung Ahok, itu mungkin memang ribut internal partai koalisi, ya kami kan tidak bisa mendukung Ahok dari awal dan kami sarankan juga kepada PDIP. Tetapi, PDIP tidak mau menerima saran kami," kata Yandri. (asp)