Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 17 Juli 2017 | 14:25 WIB
  • Soal Reshuffle, Jokowi Tak Terpengaruh Partai Pendukung

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Agus Rahmat
Soal Reshuffle, Jokowi Tak Terpengaruh Partai Pendukung
Photo :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi (kiri).

VIVA.co.id - Juru Bicara Presiden Johan Budi mengatakan, bahwa wacana reshuffle pada 2016 lalu memang berakhir pada terjadinya perombakan di jajaran kabinet. Namun, pernah juga muncul isu tapi ternyata tidak terjadi reshuffle.

Artinya, kata Johan, keputusan untuk reshuffle kabinet hanya ada di dua orang yakni Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Oleh karena itu, tidak tergantung dari sejauh mana ramainya rumor atau sejauh mana komentarnya partai-partai pendukung atau partai-partai yang tidak mendukung.

"Jadi tidak tergantung dari pernyataan-pernyataan dari koalisi pendukung. Tapi memang, apa namanya, mengganti atau tidak mengganti sepenuhnya hak dan kewenangan dari presiden," kata Johan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 17 Juli 2017.

Menurut Johan, Jokowi juga pernah mengatakan saat di Balikpapan akhir pekan lalu, kalau pekan itu dipastikan tidak ada reshuffle. Dan memang, pekan kemarin tidak dilakukan reshuffle kabinet.

"Kalau pekan ini gimana? Gitu kan pertanyaan kemudian. Kalau pekan ini kita tunggu sampai pekan ini. Kalau pekan ini habis, pekan depan," kata Johan.

Dalam mengganti menteri, lanjut Johan, Jokowi punya kriteria tersendiri. Mantan Wali Kota Solo itu punya ukuran bagaimana performa menterinya.

"Presiden punya ukuran-ukuran yang didapat dari banyak pihak selain kinerja, ukuran secara langsung di teknis, maupun juga Presiden mendapat laporan di lapangan," kata Johan. (mus)