Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 14:05 WIB
  • Golkar Lebih Pilih Usung Dedi Mulyadi Ketimbang Ridwan Kamil

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Reza Fajri
Golkar Lebih Pilih Usung Dedi Mulyadi Ketimbang Ridwan Kamil
Photo :
  • Jay Bramena/ VIVA.co.id
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi

VIVA.co.id – Golkar mengisyaratkan akan berkoalisi dengan PDIP di Pilgub Jawa Barat. Golkar juga sudah mengajukan kadernya, yakni Ketua DPD Golkar Jabar yang juga Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Wakil Sekjen DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan alasan partainya memilih Dedi ketimbang Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau Emil karena beberapa pertimbangan. Salah satunya prioritas Golkar yang ingin mengusung kadernya sendiri.

"Bagi Golkar, Kang Emil juga bagus. Tapi, lebih bagus lagi kalau kita mencalonkan Kang Dedi yang lebih bagus. Kang Dedi kader sendiri, berpengalaman dan trend kenaikan elektabilitasnya semakin hari semakin baik," kata Ace melalui pesan singkat kepada VIVA.co.id, Jumat, 11 Agustus 2017.

Dia yakin, alasan Golkar mengusung Dedi akan berimbas positif terhadap hasil Pilgub Jabar nanti. Ace optimistis, Golkar dengan koalisi partai bisa memenangkan kursi Jabar-1. "Dengan modal kekuatan soliditas dan dukungan partai yang kuat, tentu kami percaya diri untuk memenangkan Pilgub Jabar," ujarnya menambahkan.

Kemudian, modal lain yaitu latar belakang Dedi Mulyadi yang punya pengalaman memimpin daerah Purwakarta. Selama menjadi bupati, Kang Dedi dinilai berhasil. Hal ini juga sesuai dengan pandangan Golkar. "Kang Dedi kami nilai memiliki pengalaman Dalam memimpin daerah. Beliau Bupati Purwakarta yang berhasil," ujarnya menjelaskan.

Ace optimistis, bila koalisi dengan PDIP berlanjut ke skala Pilgub Jabar, maka elektabilitas Dedi semakin meningkat. "Tentu ini semakin memperkuat elektabilitas Kang Dedi," ujarnya yakin.

Untuk diketahui, Golkar-PDIP memantapkan koalisi di Pilkada serentak di Jawa Barat, tahun depan. Koalisi ini menandakan kesiapan dua partai untuk bekerjasama mengusung kadernya di 16 pilkada kabupaten/kota di Jawa Barat. Dari keterangan elite kedua partai, koalisi ini juga akan berlanjut di Pilgub Jabar. (mus)