Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 12 September 2017 | 13:45 WIB
  • Setya Novanto dari Jatuh Ping Pong, Vertigo ke Gula Darah

  • Oleh
    • Harry Siswoyo,
    • Lilis Khalisotussurur
Setya Novanto dari Jatuh Ping Pong, Vertigo ke Gula Darah
Photo :
  • ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Pengunjuk rasa membawa poster Ketua DPR Setya Novanto saat aksi di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

VIVA.co.id – Tim dokter DPR pemeriksa kesehatan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di RS Siloam, menyebut belum ada perubahan kondisi dari penyakit yang diidap Ketua DPR tersebut.

Ini dikatakan Heri Suseno, anggota tim dokter DPR, usai menyambangi Setya Novanto di RS Siloam, Selasa 12 September 2017. Menurutnya, seperti riwayat awal, sakitnya Setya bermula dari terjatuh akibat bermain Ping Pong.

"(Lalu) Ada indikasi vertigo. Sehingga, saya kirimkan ke sini (RS Siloam)" ujar Heri.

Heri enggan berbicara banyak soal pemeriksaan RS Siloam yang memutuskan Setya Novanto harus mendapatkan rawat inap. "Kami mengirim karena vertigo. Tapi kalau ada yang lain-lain, itu kan rumah sakit yang tahu, kita enggak ngerti," ujarnya.

Hanya saja, Heri memastikan dari tatap mukanya dengan Setya Novanto, saat ini Setya masih dalam kondisi terkena vertigo. Namun sepenuhnya dalam kondisi sadar.

"Ya, orang vertigo kan gitu, gleyeng. Bisa diajak ngomong, sadar, sadar," kata Heri.

Sebelumnya, Sekjend Partai Golkar Idrus Marham menyebut, pemeriksaan medis RS Siloam mengungkap bahwa Setya Novanto terkena penyakit akibat usai berolahraga dan berimplikasi tidak baik untuknya.

"Berdasarkan pemeriksaan dokter, Pak Novanto kemarin, setelah olahraga gula darahnya naik, dan implikasinya itu terhadap fungsi ginjal dan jantung," ujar Idrus meyakinkan sembari menunjukkan surat dokter pemeriksa Setya.

Setya Novanto, sebelumnya dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan KPK sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi e-KTP pada Senin 11 September 2017.

Namun, tersangka korupsi proyek e-KTP pada tahun 2011-2013 ini mendadak mengalami sakit dan batal menjalani pemeriksaan. Dokter medis DPR menyebut ia terkena vertigo. Namun, dokter dari RS Siloam menyebutnya terkena gula darah naik.