Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 2 Oktober 2017 | 16:24 WIB
  • Survei: Elektabilitas Jokowi di Atas Prabowo, SBY Ketiga

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Rifki Arsilan
Survei: Elektabilitas Jokowi di Atas Prabowo, SBY Ketiga
Photo :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
Pertemuan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto.

VIVA.co.id – Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terbaru bahwa tingkat elektabilitas Jokowi Widodo masih tertinggi dibandingkan dengan tokoh-tokoh lain. Perbandingan elektabilitas ini juga terhadap lawan Jokowi di Pilpres 2014, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menyatakan, tingkat keterpilihan Joko Widodo saat ini sebesar 36,2 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tokoh lain yaitu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang mendapatkan 23,2 persen.

Selain itu, ada Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga masuk dalam radar bursa pencalonan. Hasil survei Median, nama SBY bercokol di urutan ketiga dengan memperoleh tingkat keterpilihan 8,4 persen.

"Kemudian ada Pak Anies Baswedan sebesar 4,4 persen, dan Panglima TNI Pak Gatot Nurmantyo sebesar 2,8 persen," kata Rico Marbun di Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 2 Oktober 2017.

Ia menambahkan, munculnya nama SBY dalam radar pilihan masyarakat disebabkan tingkat keberhasilan ekonomi. Menurutnya, dalam hasil survei yang dilakukan Median tertanggal 14-22 September 2017, masyarakat menganggap tingkat keberhasilan ekonomi di masa pemerintahan SBY masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan pemerintahan Jokowi saat ini.

Dalam survei Median, tingkat kepuasan ekonomi masyarakat di zaman SBY sebesar 32.4 persen. Sementara, tingkat kepuasan masyarakat pada sektor ekonomi di pemerintahan Jokowi-JK hanya sebesar 30.1 persen.

"Fenomena penguatan nama SBY, masih ada relevansi dengan data ekonomi. Mulai ada tendensi yang tidak suka. Tapi, jumlahnya masih belum besar. Mengatakan ekonomi lebih baik pada zaman SBY, beda 2 persen," kata Rico.

Adapun dalam survei yang dilakukan Median dilakukan dengan melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen. (ase)