Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 3 Oktober 2017 | 11:28 WIB
  • Novanto Menang Praperadilan, Gejolak di Golkar Belum Reda

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Lilis Khalisotussurur
Novanto Menang Praperadilan, Gejolak di Golkar Belum Reda
Photo :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

VIVA.co.id – Elite Golkar menilai, pasca kemenangan Setya Novanto di praperadilan membuat gejolak internal Golkar sedikit mereda. Namun, kondisi ini tak menjamin internal Partai Beringin terus kondusif.  

Wasekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji mengatakan, internal Golkar tergantung kondisi pleno. Pasalnya, masih ada dorongan agar Novanto nonaktif.

"Pasca praperadilan sedikit mereda tapi nanti tergantung peserta rapat pleno bagaimana menghitung keadaan," kata Sarmuji di gedung DPR, Jakarta, Selasa 3 Oktober 2017.

Ia mengakui, memang pasti ada konsekuensi dan pengaruh terhadap partai atas persoalan yang menimpa Novanto. Sebab, Golkar memilih mempertahankan Novanto sehingga harus menerima segala konsekuensinya.

"Pak Nov dengan segala masalahnya memimpin partai tentu kerja keras kita harus ditingkatkan. Di politik kita tidak boleh berhenti mengungkap faktor pengungkit," ujar Sarmuji.

Ia mengatakan, tugas partainya untuk dapat meningkatkan stabilitas partai di antaranya dengan mengolah isu. Sebab sebenarnya Golkar lebih stabil pasca konflik dualisme kepengurusan yang pernah terjadi. Diharapkan, Golkar bisa berpikir ke depan untuk melihat kepentingan partai.

"Mengelola isu politik itu sampai pelaksanaan pemilu. Kalau pernah lihat watch the dog, elektabilitas presiden incumbent melorot sampai 11 persen lalu dia menemukan momentumnya. Dikelola sampai menang 68 persen. Kira-kita itu tugas partai menemukan cara sampai titik final kita pemilu." (mus)