Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 3 Oktober 2017 | 18:34 WIB
  • Gerindra Optimistis Elektabilitas Prabowo Terus Naik

  • Oleh
    • Finalia Kodrati,
    • Eka Permadi
Gerindra Optimistis Elektabilitas Prabowo Terus Naik
Photo :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto,

VIVA.co.id – Banyak partai seperti Golkar, Nasdem dan beberapa partai lain telah menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk kembali bersaing dalam Pemilu 2019 mendatang. Bahkan beberapa lembaga survei sudah memposisikan, Jokowi akan berhadapan dengan Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam Pemilu 2019 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan, partainya belum memutuskan, walau meyakini sang Ketua Umum mempunyai kans untuk bertarung kembali di Pemilu 2019 mendatang.

"Kami memang belum memutuskan, namun demikian, kami meyakini bahwa kader terbaik parpol Gerindra yakni pak Prabowo," katanya di gedung KPU, Jakarta, Selasa 3 Oktober 2017.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini mengungkapkan, dari survei yang dilakukan elektabilitas Prabowo terus meningkat, dari waktu ke waktu. 

"Kami bersyukur hari demi hari elektabilitas semakin baik. Dan kami optimis kader terbaik ini bisa, tak hanya bisa menjadi calon presiden, tapi insyaallah bisa menangkan Pilpres ke depan," ujarnya.

Sebelumnya Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terbaru bahwa tingkat elektabilitas Jokowi Widodo masih tertinggi dibandingkan dengan tokoh-tokoh lain. Perbandingan elektabilitas ini juga terhadap lawan Jokowi di Pilpres 2014, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan, tingkat keterpilihan Joko Widodo saat ini sebesar 36,2 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tokoh lain yaitu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang mendapatkan 23,2 persen.

Selain itu, ada Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga masuk dalam radar bursa pencalonan. Hasil survei Median, nama SBY bercokol di urutan ketiga dengan memperoleh tingkat keterpilihan 8,4 persen.

"Kemudian ada Pak Anies Baswedan sebesar 4,4 persen, dan Panglima TNI Pak Gatot Nurmantyo sebesar 2,8 persen," kata Rico Marbun di Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 2 Oktober 2017.

Survei yang dilakukan Median dilakukan dengan melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen. (mus)