Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 5 Oktober 2017 | 17:48 WIB
  • Fadli Zon: Maju Pilkada, Tentara Harus Mundur

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Lilis Khalisotussurur
Fadli Zon: Maju Pilkada, Tentara Harus Mundur
Photo :
  • Viva.co.id/Lilis Kholisotussur
Fadli Zon.

VIVA.co.id - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, menanggapi kabar Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Letjen TNI Edy Rahmayadi, yang akan berkompetisi di Pilgub Sumatra Utara 2018. Fadi mengatakan aparat militer yang akan maju dalam kontestasi pilkada harus mundur.

"Kalau itu pasti ada ketentuannya, ada aturannya. Pada saatnya pasti harus mundur. Pada saatnya yaitu ketika mencalonkan diri dan sudah masuk dalam tahapan pilkada pasti akan mengundurkan diri," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 5 Oktober 2017.

Meski akan maju dalam pilkada, saat Edy menjadi Komandan Upacara dalam peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-72 TNI, posisi Edy masih sebagai komandan upacara.

"Saya kira masih tetap Pangkostrad. Malah itu suatu upacara yang cukup tinggi dipimpin oleh seorang Pangkostrad," kata Fadli.

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Letjen TNI Edy Rahmayadi, tampaknya telah memantapkan hati untuk mengikuti kompetisi Pilgub Sumatra Utara 2018.

Edy mengaku siap meninggalkan jabatannya sebagai Pangkostrad, demi bisa menjadi Cagub Sumatera Utara 2018. (ase)