Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 9 Oktober 2017 | 12:17 WIB
  • Zulkifli Hasan: Bahaya jika Kegaduhan Tak Dihentikan

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Lilis Khalisotussurur
Zulkifli Hasan: Bahaya jika Kegaduhan Tak Dihentikan
Photo :
  • VIVA.co.id / Agus Rahmat
 Ketua MPR Zulkifli Hasan

VIVA.co.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, angkat bicara soal tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Ia berharap Jokowi bisa menghentikan kegaduhan yang terjadi selama ia memerintah.

"Tentu kami berharap Presiden dan Wapres fokus selesaikan program, tentu infrastruktur bagus. Tapi, kalaupun bagus, kegaduhan ini enggak dihentikan, itu berbahaya. Saling hujat, saling menistakan, kan berbahaya sekali," kata Zulkifli di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 9 Oktober 2017.

Tak hanya soal kegaduhan, ia menambahkan, lapangan pekerjaan yang sulit juga masih menjadi catatannya. Ia menyebutkan ada satu kabupaten yang banyak sekali pekerja asingnya.

"Sementara pekerja kita sulit mendapatkan pekerjaan. Jadi lapangan pekerjaan, saling menista, kegaduhan yang enggak penting, mengkotak-kotakkan orang. Walaupun jalannya bagus tapi kalau lihat-lihat di jalan saling melotot kan enggak bagus juga," kata Zulkifli.

Selanjutnya, ia mencontohkan soal harga kebutuhan pokok yang naik. Hal ini dianggap berat bagi publik.

"Harga sembako meningkat, keperluan orang juga meningkat, apa itu harga gas, ini tentu akan berat," kata Zulkifli.

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dilantik di Gedung MPR/DPR pada 20 Oktober 2014. Tahun ini, Jokowi-JK akan memasuki tahun ketiga masa pemerintahan mereka.