Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 11 Oktober 2017 | 12:19 WIB
  • Khofifah Enggan Komentari Pilkada Jatim

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Bayu Nugraha
Khofifah Enggan Komentari Pilkada Jatim
Photo :
  • VIVA.co.id/ Agus Rahmat.
Menteri Sosial Khofifah Indra Parawansa usai temui Presiden Jokowi.

VIVA.co.id - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, enggan berbicara mengenai pencalonannya di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur. Ia juga tidak menanggapi kapan dirinya akan meminta persetujuan ke Presiden Jokowi mengenai pencalonan maju di Pilkada Jatim.

"Nanti ya. Terima kasih," kata Khofifah singkat di Rumah Perlindungan Sosial Anak Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu, 11 Oktober 2017.

Ketika ditanya mengenai pernyataan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin, yang meminta agar Khofifah berpasangan dengan Saefullah Yusuf (Gus Ipul), ia juga enggan berkomentar.

"Sudah-sudah saya jangan disuruh komentar (soal) Rais Aam PBNU," ujar Khofifah.

Sebelumnya, Khofifah diketahui maju sebagai bakal calon gubernur dari Partai Demokrat. Keputusan itu diambil atas sejah pertimbangan dan bukan suatu hal mendadak.

"Ini tidak tiba-tiba, teman-teman kan sudah saya sampaikan bahwa saya sudah pernah silaturahim dengan para pimpinan partai. Silaturahim saya dengan ketua partai, termasuk di dalamnya Pak SBY, Pak Sekjen bulan Agustus lalu," kata Khofifah di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Senin, 2 Oktober 2017.

Saat ini diketahui, dua partai politik yaitu Partai Nasional Demokrat, Partai Golkar dan Partai Hanura sudah menyatakan dukungan ke Khofifah agar dapat bertarung di Pilkada Jatim pada 2018. Partai Demokrat sendiri meskipun Khofifah sudah mendaftarkan diri belum menyatakan dukungannya. (ren)