Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 13 Oktober 2017 | 14:07 WIB
  • Dicecar Hakim Soal E-KTP, Ganjar Pranowo Jawab Tidak Tahu

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Bayu Nugraha
Dicecar Hakim Soal E-KTP, Ganjar Pranowo Jawab Tidak Tahu
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

VIVA.co.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat 13 Oktober 2017. Dalam sidang, politikus PDIP tersebut dicecar hakim.

Daftar pertanyaan yang diajukan hakim kepada Ganjar terkait dugaan e-KTP merupakan proyek partai tertentu.

"Ada info yang mengatakan bahwa proyek e-KTP dalam tanda kutip proyek dari partai tertentu," kata hakim kepada Ganjar.

Namun, Ganjar menjawab tidak mengetahui informasi tersebut. Kemudian, hakim kembali bertanya apa ada permintaan agar proyek e-KTP bisa dikawal supaya proses penganggaran sesuai dengan harapan orang tertentu.

"Saya tidak tahu," jawab Ganjar.

"Tidak ada tendensi ke situ?" tanya hakim lagi.

Ganjar pun kembali menjawab. "Enggak," jawab Ganjar lagi.

Hakim kembali mengulang pertanyaan yang hampir sama, soal apakah proyek e-KTP merupakan proyek dari partai tertentu. Ganjar membantah hal tersebut.

Hakim kemudian bertanya, selama menjadi anggota DPR, apakah Ganjar pernah mendengar atau melihat bahwa suatu proyek di sana merupakan proyek partai tertentu.

Lalu, hakim juga bertanya soal ada tidaknya dominasi suatu partai selama berlangsungnya proses pembahasan proyek e-KTP di DPR.

Namun, lagi-lagi Ganjar yang pernah menjadi pimpinan Komisi II DPR tersebut menjawab tidak mengetahuinya.

Ada Perdebatan

Ganjar menekankan, dalam pembahasan tertentu ada perdebatan dari sesama anggota Dewan. Hal yang diperdebatkan, misalnya apakah e-KTP itu nanti akan rusak atau tidak, datanya akan aman atau tidak.

"Ada yang keras sekali ada yang biasa-biasa, datar, ada yang nyecar pemerintah," ujar Ganjar.

Menurut dia, dalam setiap rapat pembahasan e-KTP di Komisi II DPR, tak ada kecurigaan sama sekali.

"Sehingga suasana yang terjadi saat itu kondisinya relatif seperti rapat biasa saja. Sehingga saya enggak curigai ada (yang) aneh-aneh (dalam) pembahasan di level Dewan," tutur Ganjar.

Diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memenuhi panggilan jaksa pada KPK untuk menjadi saksi dalam sidang perkara korupsi e-KTP. Ganjar tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat 13 Oktober 2017 sekitar pukul 09.00 WIB. (ren)