Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 3 November 2017 | 15:45 WIB
  • Mahfud MD hingga Akbar Tanjung Temui Jokowi, Ada Apa?

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Agus Rahmat
Mahfud MD hingga Akbar Tanjung Temui Jokowi, Ada Apa?
Photo :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat
Pakar hukum dan elite politik temui Jokowi di Istana

VIVA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan politikus senior Golkar Akbar Tanjung tampak menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat, 3 November 2017. Selain itu, ada elite politikus dari parpol lain.

Sejumlah elite parpol yang hadir seperti Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi hingga Wakil Ketua Umum DPP PPP Reni Marlinawati.

Kehadiran mereka dalam kapasitas pimpinan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Mahfud adalah koordinator presidium majelis nasional KAHMI. Sementara itu, Akbar Tanjung adalah ketua majelis penasihat. Lalu, Viva Yoga dan Reni adalah presidium majelis nasional KAHMI.

Presiden Jokowi yang turut didampingi Mensesneg Pratikno, mengenakan baju putih yang digulung di bagian lengan tangan.

Koordinator Presidium KAHMI, Mahfud MD, mengatakan, pihaknya sudah sejak lama ingin bertemu dengan Presiden Jokowi. Namun selalu gagal.

"Sejak lama kami mengimpikan ini, bertemu dengan Bapak secara resmi untuk menyampaikan perkenalan dan minta pesan, seberapa pun singkatnya dari seorang Presiden akan sangat berharga bagi kami," kata Mahfud, di hadapan Presiden Jokowi.

Mahfud mengatakan, sudah beberapa kali pihaknya menyampaikan maksud bertemu formal. Dua kali gagal. Bahkan pada 2016, kata dia, sudah dipersiapkan namun akhirnya gagal.

Ketiga kalinya, berhasil dan terjadi pertemuan pada Jumat hari ini. Bersama puluhan anggota KAHMI lainnya, Mahfud mengatakan bahwa bertemu dengan Presiden Jokowi sebagai himpunan putra dan putri bangsa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Kehadiran majelis nasional KAHMI ini juga untuk mengingatkan kepengurusan periode ini yang segera berakhir.

"Pada kali ini kami melapor, sebenarnya, pertama majelis nasional KAHMI segera mengadakan musyawarah nasional karena kepengurusan ini sudah persis lima tahun November ini," kata Mahfud.