Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 6 November 2017 | 19:07 WIB
  • Diusung Jadi Pendamping Emil, Nama Daniel Belum Final?

  • Oleh
    • Hardani Triyoga
Diusung Jadi Pendamping Emil, Nama Daniel Belum Final?
Photo :
  • VIVA.co.id/Adi Suparman (20-7-17)
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

VIVA – Partai Golkar dipastikan akan mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur di Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Syarat Golkar diajukan dengan menyodorkan nama kadernya, Daniel Mutaqien sebagai pendamping Emil.

Syarat ini dinilai berat karena berpotensi membuat polemik di koalisi pengusung Emil.

"Ini rawan karena menimbulkan polemik, konflik di internal pendukung Ridwan Kamil. Ini karena parpol pendukung juga ajukan syarat yang sama," kata pengamat politik Karyono Wibowo, Senin, 6 November 2017.

Ia menekankan, seperti PPP dan PKB mengajukan nama kadernya untuk diusung sebagai bakal cawagub dari Emil. Untuk PPP menawarkan Uu Ruzhanul Ulum yang juga bupati Tasikmalaya. Begitu pun, PKB yang pernah menawarkan tiga kadernya.

"Saya lihat ini belum clear karena persoalan kursi wakil Emil. Bisa saja salah satu parpol keluar dari koalisi pendukung," tutur Karyono.

Kemudian, ia menilai, pengusungan Daniel Mutaqien ini juga belum final di internal Golkar. Menurutnya, masih ada tarik-menarik di internal Partai Beringin. Apalagi ada dorongan Golkar baiknya tetap mendorong Dedi Mulyadi, meski sebagai bakal cawagub.

Namun, terkait nama Dedi, hak ini tergantung dari yang bersangkutan apakah bersedia menjadi wakil dari Emil.

"Pertimbangannya apa? Yang jelas masih ada tarik-menarik di internal Golkar. Antara mendukung Emil dengan berpasangan dengan Daniel Mutaqien atau Dedi Mulyadi," katanya.

Elektoral 17 kursi

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan. wajar bila partainya mengincar kursi pendamping Emil. Dengan 17 kursi dan jadi pemenang kedua di Jawa Barat, hal ini menjadi alasan utama.

"Partai Golkar di Jawa Barat sendiri memiliki 17 kursi dan jadi pemenang kedua. Jadi, memang sudah selayaknya diprioritaskan menduduki kursi cawagub," kata Ace Hasan.

Ia pun menyebut Golkar juga akan terus melakukan penjajakan dengan koalisi parpol pengusung Emil terkait kursi cawagub. "Ini akan dibicarakan dengan semua parpol pendukung kang Emil," tutur Ace.