Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 November 2017 | 15:24 WIB
  • Status Hukum Novanto, JK: Pasti Pengaruhi Golkar

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Lilis Khalisotussurur
Status Hukum Novanto, JK: Pasti Pengaruhi Golkar
Photo :
  • VIVA/Fajar GM
Wakil Presiden Jusuf Kalla.

VIVA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai status hukum ketua umum akan berpengaruh pada elektabilitas partai yang dia pimpin. Begitu pula dengan Setya Novanto yang berkali-kali tersangkut kasus korupsi e-KTP, tentu akan berdampak pada elektabilitas Partai Golkar.

"Pasti (berpengaruh pada elektabilitas Golkar). Pasti itu. Semua partai, apa saja yang kena masalah kemudian tidak ditindaklanjuti pasti akan berpengaruh," kata JK di kantornya, Jakarta, Selasa 7 November 2017.

Soal perlunya evaluasi terhadap Novanto, ia mengatakan, saat ini yang perlu dilakukan ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu hanya taat saja pada hukum. Sebab, persoalan ini juga tak berpengaruh terhadap hubungan antara eksekutif dan legislatif.

"Karena ini kan Novanto diadili bukan sebagai ketua DPR, jangan lupa. Itu sebagai pribadi. Citra DPR itu urusan DPR lah memperbaiki citranya," kata JK.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan telah menerbitkan kembali Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas tersangka Setya Novanto, terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. SPDP Novanto sempat viral di kalangan wartawan.

Dalam foto SPDP mengatasnamakan KPK yang didapat VIVA.co.id itu, disebutkan bahwa SPDP dilayangkan atas dasar Sprindik KPK Nomor 113/01/10/2017 tertanggal 31 Oktober 2017. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari KPK.