Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 11 November 2017 | 11:13 WIB
  • Golkar: Tetapkan Novanto Tersangka Seribu Kali, Silakan

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Agus Rahmat
Golkar: Tetapkan Novanto Tersangka Seribu Kali, Silakan
Photo :
  • VIVA.co.id/Reza Fajri
Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto (tengah)

VIVA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Maman Abdurrahman mengatakan ada banyak kejanggalan pada Komisi Pemberantasan Korupsi. Terutama setelah Ketua Umum Setya Novanto ditetapkan lagi sebagai tersangka.

"Pasca Golkar masuk garda terdepan di pansus memang ada janggal. Masa dalam waktu tiga minggu delapan kali OTT orang Golkar semua. Silakan proses hukum dan kami tidak mau masuk," kata Maman dalam diskusi populi center, di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu, 11 November 2017.

Karena dalam pansus, kata Maman, sudah ditegaskan bahwa posisinya untuk otokritik. Namun, KPK tidak pernah hadir dengan alasan melemahkan komisi.

Maman menilai, selalu yang menjadi masalah adalah KPK dianggap sebagai malaikat. Tapi baginya, banyak masalah, termasuk saat menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka pada pertama kalinya.

"Kalau bisa dianulir pengadilan, artinya ada kelemahan di KPK," katanya.

Saat OTT Bupati Cilegon yang menurut Maman juga aneh. Karena KPK mengatakan modusnya adalah melalui CSR perusahaan. Sementara di DKI, lanjut Maman, saat Ahok menjabat justru banyak uang CSR tapi tidak diproses.

Begitu juga dengan DPRD Banjarmasin. Menurutnya, yang terjaring OTT hanya Rp10 juta. Sementara biaya operasionalnya pasti jauh dari jumlah itu.

"Mau menetapkan SN seribu kali tersangka pun silakan," katanya. Asalkan, lanjut Maman, sistem di KPK diperbaiki. (ase)