Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 13 November 2017 | 14:06 WIB
  • Pakde Karwo: Pilkada Jawa Timur Punya Ciri Khas Sendiri

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Nur Faishal (Surabaya)
Pakde Karwo: Pilkada Jawa Timur Punya Ciri Khas Sendiri
Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal
Gubernur Jatim Soekarwo (tengah).

VIVA – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018. Seluruh jajaran pemerintahan dari provinsi hingga kepolisian hadir dalam kegiatan ini.

Hadir sebagai pemberi arahan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kepala Kepolisian Daerah Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Panglima Kodam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, dan dari Kejaksaan Tinggi Jatim diwakili oleh Wakil Kepala Rudi Wibowo, dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Jatim, Eko Sasmito.

Gubernur Soekarwo mengatakan inti dari acara ini agar pelaksanaan Pilkada serentak di Jatim bisa lancar dan sukses. Dia mengingatkan Pilkada di Jatim punya ciri khas tersendiri dan harus dilaksanakan ala Jawa Timuran. Begitu pula jika ada permasalahan, harus diselesaikan dengan gaya Jawa Timur.

Maka, kata dia, pencegahan dini konflik pilkada bisa dilakukan di tingkat kelurahan atau desa dan diselesaikan di tingkat kecamatan. "Jawa Timur untuk Jawa Timur, bukan provinsi lain," ujar poltikus yang akrab disapa Pakde Karwo itu di Convention Hall Grand City Surabaya, Jawa Timur, Senin, 13 November 2017.

Dijelaskan dia, Jawa Timur punya cara khas sendiri dalam menangani setiap apa pun, termasuk pesta demokrasi.

"Jawa Timur punya cultural sendiri dan wartawan sebagai tiang demokrasi keempat kalau ada masalah pun dengan dialog, dan kulturnya wartawan se Jawa Timur sudah paling top," tandas politikus Demokrat tersebut.

Kesiapan Aparat

Kepala Polda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, menuturkan pihaknya menyiapkan dua pertiga kekuatan Polda Jatim dibantu Tentara Nasional Indonesia untuk mengamankan Pilkada Jatim serentak 2018. Mengaju pilkada sebelumnya, ada beberapa daerah yang disorot kerawanan konfliknya, seperti di kawasan Tapal Kuda.

"Itulah yang kita antisipasi. Untuk ke depan kita lebih waspada lagi dan dilakukan kesadaran masyarakat yang baik. Termasuk mengantisipasi keinginan (oknum tertentu yang mau membawa suasana panas) Pilkada yang ada Ibu Kota (DKI Jakarta) akan dibawa ke sini," ujar Kapolda Machfud.

Pilkada yang diperhatikan betul dalam rakor ialah Pemilihan Gubernur Jatim. Sudah dua bakal pasangan calon yang mengemuka, yakni duet Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas yang diusung PKB-PDIP. Kemudian, Khofifah Indar Parawansa yang masih menunggu nama pendampingnya ini bakal diusung Nasdem, Golkar dan Demokrat.

"Gerindra, PAN dan PKS belum informasinya belum ada calon," ucap Machfud. (ren)