Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 14 November 2017 | 11:40 WIB
  • Anggota DPR: Pengganti Jenderal Gatot Giliran TNI AU

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Reza Fajri
Anggota DPR: Pengganti Jenderal Gatot Giliran TNI AU
Photo :
  • REUTERS/Beawiharta
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak masuk ke AS.

VIVA – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo segera memasuki masa pensiun. Gatot akan pensiun pada Maret 2018. 

Anggota Komisi I DPR menyatakan enam bulan sebelum mundur, biasanya panglima TNI membuat surat pengunduran secara resmi.

Anggota Komisi I DPR Supiadin Aries mengatakan, waktu enam bulan agar Presiden Joko Widodo bisa menyiapkan kandidat calon pengganti.

"Surat pengunduran tersebut dimaksudkan untuk memberi waktu kepada Presiden guna menyiapkan pengganti panglima," kata Supiadin Aries, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 14 November 2017.

Menurut dia, siapa yang ditunjuk nantinya merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden. Meskipun secara giliran seharusnya berasal dari kepala staf TNI Angkatan Udara. Mengacu Undang Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, jabatan panglima TNI disebut sebaiknya dijabat secara bergantian dari setiap matra.

"Kalau menurut giliran, panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo seharusnya dari TNI AU," ujar Supiadin.

Namun, yang jelas, dia meminta panglima TNI yang akan datang bisa fokus mewujudkan program Minimum Essential Force (MEF) TNI yang hingga saat ini menurutnya belum bisa tercapai.

"Kesejahteraan dan profesionalisme prajurit harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Dan menjamin netralitas TNI pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019," kata Supiadin.