Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 09:33 WIB
  • Emil Tolak Disebut Khianat

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Nur Faishal (Surabaya)
Emil Tolak Disebut Khianat
Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal
Bupati Trenggalek, Emil Dardak bersama istri, Arumi Bachsin.

VIVA - Bakal calon wakil gubernur pendamping Khofifah Indar Parawansa dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018, Emil Dardak, hadir dalam acara ikrar dukungan kiai dan bu nyai di Institut KH Abdul Chalim Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Minggu, 26 November 2017. Hal yang menarik, istri Emil, Arumi Bachsin turut hadir mendampingi.

Emil hadir dengan mengenakan batik cokelat muda dipadu kopiah hitam. Sedangkan Arumi mengenakan baju dan kerudung warna pink. Kehadiran pasangan suami-istri muda itu mencuri perhatian hadirin. Begitu tiba, banyak ibu-ibu warga setempat meminta swafoto dengan Arumi dan suaminya.

"Mbak Arumi, foto-foto," kata ibu-ibu.

Arumi dan Emil membalas mereka dengan senyuman sembari memasang badan siap berpose bersama. Kepada para kiai dan bu nyai yang hadir, Emil meminta restu dan dukungan mendampingi Khofifah maju di Pilgub Jatim. Dia bersedia jadi bakal cawagub bukan semata ingin jadi wakil gubernur.

Emil mengatakan, niat pertama maju di pilgub untuk ikut berperan memajukan Jatim. Ia bersedia mendampingi Khofifah karena prestasi dan integritas Menteri Sosial tersebut.

"Banyak sekali inovasi beliau (Khofifah) dan kelihatannya di sini titik temunya," ujarnya.

Emil menolak anggapan sebagian orang bahwa dia meninggalkan daerah yang kini dipimpin, Kabupaten Trenggalek, karena mengejar jabatan lebih tinggi. Sejatinya, dia mengaku tidak meninggalkan Trenggalek. Menurutnya, ia masih bisa melaksanakan tugas sebagai Bupati Trenggalek hingga tahun keempat di sela mengikuti tahapan Pilgub Jatim.

"Peraturan perundang-undangan memungkinkan saya untuk tetap mengabdi di Trenggalek sampai pengabdian di Jawa Timur dimulai. Sehingga kalau saya dikatakan tinggal gelanggang colong playu, insya Allah tidak. Karena saya masih bertugas di Trenggalek sampai tahun ke empat," kata Emil.

Pada acara itu, ratusan kiai, bu nyai dan tokoh masyarakat Jatim dari 29 elemen organisasi kemasyarakatan hadir membacakan ikrar dukungan pada pasangan Bacagub-Bacawagub Jatim Khofifah-Emil. Sementara ini, dua partai telah mengeluarkan rekomendasi kepada keduanya, yakni Demokrat dan Golkar. Nasdem, Hanura dan PPP dikabarkan menyusul.

Pesain kuat Khofifah-Emil ialah duet Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas, yang diusung PKB-PDIP. Satu lagi nama yang rajin mencari dukungan, yakni mantan Ketum PSSI, La Nyalla Mattalitti. Dia masuk dalam bursa penjaringan tiga partai yang mewacanakan poros baru, yakni Gerindra, PAN dan PKS.