Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 15:06 WIB
  • Demokrat: Last Minute Belok ke Pemerintah Kurang Pas Juga

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Reza Fajri
Demokrat: Last Minute Belok ke Pemerintah Kurang Pas Juga
Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Ilustrasi Pidato Umum Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saar Rapimnas Demokrat.

VIVA – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menyampaikan partainya akan mengawal pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sampai tahun 2019. Namun, dia menegaskan hal itu bukan berarti Demokrat akan masuk ke kabinet Jokowi.

"Partai Demokrat menjaga penuh Pak Jokowi sampai 2019, tapi belum tentu harus dengan masuk ke dalamnya," kata Roy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 27 November 2017.

Menurut Roy, tidak elok juga jika partai berlambang bintang mercy tiba-tiba berbelok ke kubu pendukung pemerintah di akhir-akhir masa periode pertama pemerintahan Jokowi.

"Last minute belok di tikungan terakhir kan kurang pas juga," ujar Roy.

Roy menegaskan Demokrat bukanlah partai yang ikut mengusung Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2014 lalu. Karena itu, kata dia, Demokrat menghormati partai-partai yang usung Jokowi.

"Kami menghormati teman-teman dari partai lain. Partai lain kan sudah banyak juga yang mendukung bahkan mengusung," kata Roy.

Sebelumnya, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sempat beberapa kali bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Terakhir kedatangan SBY ke Istana pada 27 Oktober 2017 lalu. Hal ini sempat menimbulkan anggapan Demokrat sudah dekat dengan kalangan Istana.