Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 28 November 2017 | 18:33 WIB
  • Demokrat Anggap AHY Pantas Jadi Calon Pemimpin Masa Depan

  • Oleh
    • Hardani Triyoga
Demokrat Anggap AHY Pantas Jadi Calon Pemimpin Masa Depan
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beserta Agus Harimurti Yudhoyono (tengah).

VIVA – Nama Direktur The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) muncul dalam survei terkait figur yang berpotensi menjadi bakal calon presiden. Elite Demokrat merespons, hasil survei memperlihatkan AHY layak sebagai calon pemimpin masa depan.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Putu Supadma Rudana menilai, putra sulung Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhyono tersebut selalu siap apabila negara membutuhkan.

"Mungkin 2019 ada tokoh yang enggak bisa untuk maju tapi AHY kalau panggilan sejarah, panggilan bangsa dan negara beliau siap untuk memimpin kapan pun," kata Putu kepada VIVA, Selasa, 28 November 2017.

Putu menekankan, AHY merupakan figur independen meski dekat dengan Demokrat. Hal ini terlihat keterbukaan AHY pada masyarakat saat keliling berbagai daerah untuk menyampaikan gagasannya. Respons masyarakat dinilai antusias menerima kehadiran AHY. "Kami melihat figur AHY sangat tepat memimpin Indonesia ke depan," ujar anggota Fraksi Demokrat DPR tersebut.

Lalu, Putu melihat sebagai tokoh muda bangsa, terbuka untuk pihak manapun termasuk fraksi selain Demokrat di DPR untuk mengundang AHY. Sebelumnya,  Fraksi Demokrat mengundang AHY dalam Seminar Nasional Generasi Milenial di gedung DPR, Senin, 27 November 2017.

"Kenapa enggak fraksi lain mengundang tokoh ini? Bisa saja. Bisa fraksi lain mengundang AHY. Karena kita kan AHY bukan hanya bagian dari Demokrat. Beliau tokoh muda bangsa," ujar Putu.

Sebelumnya, AHY masuk dalam rilis lembaga survei Pol Tracking Indonesia sebagai figur potensial sebagai bakal calon presiden. Selain AHY, ada nama Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, lima nama yang muncul tersebut merupakan lima nama tertinggi yang disuarakan oleh masyarakat. Sejauh ini, nama Jokowi dan Prabowo masih jadi dua nama teratas bursa Calon Presiden 2019.

"Dalam simulasi 5 kandidat Presiden, Jokowi memiliki elektabilitas 51,8 persen, Prabowo 27,0 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,6 persen, Gatot Nurmantyo 3,2 persen dan Anies Baswedan 2,8 persen," kata Hanta dalam Pemaparan Hasil Survei Poltracking Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan M.H Thamrin Jakarta Pusat. Minggu 26 November 2017.

Survei Poltracking ini dilakukan sejak tanggal 8-15 November 2017. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini menggunakan sampel 2.400 responden dengan margin error +/- 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (mus)