Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 29 November 2017 | 09:45 WIB
  • Presiden Belum Bahas Izin Khofifah Ikut Pilkada

  • Oleh
    • Endah Lismartini,
    • Agus Rahmat
Presiden Belum Bahas Izin Khofifah Ikut Pilkada
Photo :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir
Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak menerima dukungan Partai Golkar jadi pasangan kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Pilkada 2018.

VIVA – Presiden Joko Widodo mengaku belum bisa memutuskan apakah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, harus mundur dari jabatannya karena maju di pilkada Jawa Timur atau tidak. Jokowi masih harus meminta penjelasan ke Khofifah. Dijadwalkan, pertemuan tertutup berlangsung siang ini. 

Mengenai Khofifah akan mundur, Jokowi mengatakan harus menunggu hasil pertemuan dengannya siang nanti. 

"Belum ketemu. Ketemu dahulu, suratnya ada, ketemu, berbicara baru saya memutuskan baru bisa ngomong," kata Jokowi, di silang Monas, Jakarta, Rabu, 29 November 2017.

Pada Senin 27 November lalu, Khofifah sudah mengirim surat ke Jokowi melalui Mensesneg. Surat itu sudah diterima Presiden. 

Namun, Jokowi mengaku  perlu ketemu terlebih dahulu dengan Khofifah. Isi suratnya kata Jokowi, seperti yang disampaikan Khofifah adalah izin untuk maju pilkada Jawa Timur. 

"Ya belum ketemu saya belum bisa ngomong. Selesai ngomong, baru saya sampaikan," katanya.