Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 2 Desember 2017 | 11:33 WIB
  • Fahri Hamzah: Jokowi Alumni 212, Mestinya Hadir

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Yunisa Herawati,
    • Mohammad Yudha Prasetya
Fahri Hamzah: Jokowi Alumni 212, Mestinya Hadir
Photo :
  • VIVA.co.id/Eka Permadi
Mau ikut demo 4 November, Fahri Hamzah dan Fadli Zon gelar konferensi pers.

VIVA – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, ikut menghadiri acara Reuni Akbar Alumni 212 yang digelar hari ini di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dalam pidatonya di depan ribuan massa aksi, Fahri yang mengaku bukan termasuk sebagai alumni Aksi 212 tahun lalu, justru menyebut bahwa Presiden Jokowi lah yang merupakan salah satu alumni Aksi 212, karena beliau sempat menghadirinya.

"Saya bukan Alumni 212, tapi (alumni) 411. Pak Jokowi Alumni 212, mudah-mudahan kita doakan jadi mujahid 212," ujar Fahri di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 2 Desember 2017.

"Jangan-jangan beliau ada di sekitar kita. Tolong tengok kiri-kanan, kalau ada, bawa ke panggung," ujar Fahri menambahkan.

Fahri mengatakan bahwa massa yang hadir di aksi hari ini sebagiannya merupakan para pemilih Jokowi yang ikut mengantarkannya menuju ke kursi RI-1.

Oleh karenanya, dia pun berharap agar Presiden Jokowi juga bisa hadir dalam aksi hari ini, demi menemui para pemilihnya tersebut. "Wahai Presiden Jokowi, Anda seharusnya ada di sini di antara orang yang memilih Anda. Mereka lah yang akan menjaga republik ini," ujar Fahri.

Seharusnya, kata dia, Presiden Jokowi yang diposisikan sebagai Alumni 212 ikut dalam gelaran Reuni Akbar 212 dan menyampaikan pandangannya terkait pelaksanaan reuni tersebut. Menurutnya, Presiden tidak perlu takut datang ke acara ini, karena Jokowi adalah Presiden rakyat Indonesia.

"Dia ngomong saja, ‘saya sebagai alumni dan kita telah lalui masa lalu dengan baik dan terima kasih sudah laksanakan dengan damai, dan saya ingin jadi bagian dari upaya untuk menciptakan kedamaian’, kan gitu," kata Fahri di sela-sela Reuni Akbar 212.

Fahri mengapresiasi gelaran Reuni Akbar 212 yang berlangsung secara tertib, aman dan damai. "Ini acara damai , kita tunjukan ke dunia, orang Indonesia itu bangsa damai dan tahan terhadap kedamaiannya itu, kuat, enggak bisa dia digoyang 17 ribu pulau, ribuan bahasa dan budaya ini digoyang," kata dia.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo menyempatkan hadir dan memberikan sambutannya di hadapan jutaan peserta aksi Bela Islam 212 di Monas Jakarta, 2 Desember 2016 lalu. Jokowi memberi sambutan usai ibadah salat Jumat.

Presiden Jokowi yang mengenakan baju putih kala itu, mengucapkan salam kepada para kiyai, ulama dan habib yang hadir. Jokowi mengumandangkan takbir "Allahuakbar" yang diikuti oleh jutaan jemaah.

Jokowi mengapresiasi doa dan zikir yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa. Presiden juga memuji kedatangan para jemaah ke acara tersebut dengan tertib, sehingga acara berlangsung damai.

 

Pidato Singkat,<a class='auto-tokoh' title='Profil Jokowi' href='http://m.viva.co.id/siapa/read/81-jokowi?ref=vivasiapa'> Jokowi </a>Temui Aksi Bela Islam III atau Aksi Damai 212.

Foto: Presiden Joko Widodo saat menghadiri aksi 212 tahun 2016 lalu.