Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 4 Desember 2017 | 06:17 WIB
  • Gus Ipul Sindir Khofifah: Cuma Bagi-bagi Semua Bisa

  • Oleh
    • Syahrul Ansyari,
    • Nur Faishal (Surabaya)
Gus Ipul Sindir Khofifah: Cuma Bagi-bagi Semua Bisa
Photo :
  • VIVA.co.id/ Nur Faishal.
Gus Ipul di acara Muspimwil dan Halaqah Ulama di Surabaya, Jawa Timur.

VIVA - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Jawa Timur memberikan kesempatan kepada dua bakal calon gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul untuk menyampaikan visi dan misi dalam Muspimwil dan Halaqah Ulama di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu, 3 Desember 2017. Keduanya saling menyindir soal penanganan kemiskinan.

Khofifah hadir pada Minggu sore, sementara Gus Ipul pada malamnya. Khofifah menyampaikan soal pembangunan ekonomi Jatim.

"Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur di atas rata-rata, PDRB Jawa Timur mencapai Rp1,800 triliun, itu setara dengan 15 persen kontribusi PDRB seluruh Indonesia," katanya.

Tetapi, lanjut Menteri Sosial itu, pertumbuhan ekonomi yang bagus di Jatim itu tidak diiringi oleh penurunan angka kemiskinan. Nah, Khofifah memaparkan bagaimana penanganan itu tahun yang akan datang.

"Ini proses awal, penyampaian visi dan misi bagaimana Jawa Timur unggul dan berdaya tahun 2018," katanya.

Sepertinya, Gus Ipul mengetahui soal paparan angka kemiskinan itu. Tanpa menyebut nama Khofifah, dia menyentil soal tingginya kemiskinan tersebut dalam forum yang sama dengan gaya khas mbanyolnya. Ia juga seolah menyindir program bantuan sosial yang dimaksimalkan kementerian yang dipimpin Khofifah, yakni Kementerian Sosial.

"Ini fenomena juga, ekonomi kita (Jawa Timur) selalu di atas rata-rata nasional, penganggurannya di bawah rata-rata nasional, inflasinya terkendali, tapi kemiskinannya di atas rata-rata nasional. Inilah yang sering dipidatokan kemana-mana bahwa Jawa Timur kemiskinannya tinggi, harus diselesaikan, supaya ini beres saya harus turun," ujar Gus Ipul, disambut tawa hadirin.

Gus Ipul mengatakan, selama mendampingi Soekarwo dua periode di Pemprov Jatim, bersama kabupaten/kota dia berupaya menangani perkonomian dan mengurangi angka kemiskinan. Dia menyebut salah satu program pemprov yakni Jalin Kesra. Kebijakan yang dimaksimalkan Pemprov Jatim ialah yang tidak di bawah kewenangan pusat.

Karakter utama kebijakan Pemprov Jatim selama ini, lanjut Gus Ipul, ialah inovatif. Dengan demikian kemandirian ekonomi masyarakat tercipta.

"Bukan dengan bagi-bagi. Kalau cuma bagi, semua bisa," katanya. Hadirin terbahak-bahak.

Selepas paparan Gus Ipul, pengurus PPP se Jatim berkumpul di ruang yang lain. Informasinya, Partai Kakbah itu akan menilai dan memutuskan siapa di antara duet Khofifa-Emil dengan Gus Ipul-Azwar Anas yang akan direkomendasikan ke DPP PPP. Ketua Umum PPP, Romahurmuziy mengatakan keputusan akan diambil minggu depan.
"Keputusannya Desember minggu kedua," ujarnya.