Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 4 Desember 2017 | 22:47 WIB
  • Maju Pilwalkot, Bos PSM Makassar Diusung Golkar

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Yasir (Makassar)
Maju Pilwalkot, Bos PSM Makassar Diusung Golkar
Photo :
  • VIVA/Muhammad Yasir
Ketua Harian Partai Golkar, Nurdin Halid (kiri) dan Munafri Arifuddin

VIVA – Chief Executive Officer PSM Makassar, Munafri Arifuddin mendapatkan partai pengusung untuk maju dalam Pilkada Wali Kota Makassar 2018. Rekomendasi kepada bos PSM itu diserahkan langsung Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid, di Hotel Imperial Aryaduta, Senin 4 Desember 2017.

Dalam surat rekomendasi yang diterbitkan, Golkar tidak menyebutkan kandidat wakil wali kota yang diusung partai. Golkar memberikan kewenangan kepada pria yang akrab disapa Appi itu untuk mengajukan tiga calon pendampingnya, sebelum nantinya diputuskan. Menurut kabar, Appi akan menggandeng Ketua DPD NasDem Makassar, Andi Rahmatika Dewi.

Golkar merupakan pemilik suara mayoritas di parlemen Kota Makassar dengan memiliki delapan kursi. Jumlah itu nyaris memenuhi syarat pencalonan mandiri, yakni sepuluh kursi parlemen. Appi optimistis bisa memenuhi tambahan kursi dari partai koalisi sebelum pendaftaran di KPU dibuka Januari 2018.

"Kalau Golkar sudah mendampingi calonnya, tidak ada kata berat di depan. Semua akan kita jalani bersama. Saya berjanji tidak akan mengecewakan Partai Golkar Makassar," ujarnya.

Dalam orasinya, Appi menyatakan akan terus merangkul struktur Partai Golkar pada setiap tahapan Pilkada. Mengenai visi pencalonan, dia menuturkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama.

"Saya mewakafkan diri untuk membawa Makassar jauh lebih baik dari yang sekarang. Kami akan jaga amanah ini," katanya

Nurdin menegaskan, seluruh jajaran pengurus Partai Golkar harus berpihak pada putusan partai sejak penyerahan rekomendasi ini. 

"Tidak ada satu pun pengurus Golkar yang tidak loyal terhadap putusan partai. Kita harus satu tekad, satu visi untuk Makassar 10 kali lebih baik, caranya menjadikan Munafri sebagai Wali Kota Makassar," tegas Nurdin. 

Jelang Pilkada Makassar, bermunculan sejumlah wacana pencalonan kandidat. Petahana Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto berpasangan Indira Mulyasari telah lebih dulu memastikan ambil bagian dalam pertarungan, usai mendaftar sebagai bakal calon lewat jalur perseorangan.

Sedangkan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal masih berupaya menggalang dukungan sejumlah parpol. Pasangan wali kota dan wakil wali kota dipastikan akan pecah kongsi pada Pilkada Makassar 2018.