Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 15:40 WIB
  • Gagal Buat Poros Baru, PAN Masih Labil di Pilgub Jatim

  • Oleh
    • Hardani Triyoga,
    • Lilis Khalisotussurur
Gagal Buat Poros Baru, PAN Masih Labil di Pilgub Jatim
Photo :
  • VIVA.co.id/ Adi Suparman.
Dok Petinggi Partai Amanat Nasional gelar konferensi pers di Bandung.

VIVA – Partai Amanat Nasional sejauh ini belum menyatakan sikap terkait arah dukungan di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Hanafi Rais, mengatakan saat ini partainya masih menimbang antara Khofifah Indar Parawansa atau Gus Ipul untuk diusung.

Bagi Hanafi, kemungkinan partainya paling cepat mengumumkan dukungan untuk Pilgub Jatim pada pekan depan.

"Ya kami masih menimbang, di antara satu dari dua kandidat ini. Dalam waktu dekat, minggu depan sudah ada putusan," kata Hanafi di gedung DPR, Jakarta, Selasa, 5 Desember 2017.

Terkait kemungkinan membentuk poros koalisi baru antara PAN dan Gerindra, ia menilai sulit diwujudkan. Sebab, mulanya PAN ingin mengusung Bupati Trenggalek Emil Dardak dalam membentuk poros baru. Namun, rencana ini batal karena Emil memilih menjadi pendamping Khofifah.

"Tadinya Emil Dardak tapi sudah diusung sama Khofifah. Jadi ya sudah sekarang kami sedang menimbang mana manfaat lebih baik untuk rakyat Jawa Timur. Di antara satu pilihan kedua itu," kata Hanafi.

Soal peluang mengusung Khofifah lantaran Emil Dardak menjadi pendampingnya, ia mengatakan hal tersebut masih dibahas PAN.

"Mengambil keputusan bukan sifatnya personal atau dulu akan disamakan sekarang enggak jadi. Tapi, tadi pertimbangannya rakyat Jawa Timur, kalau sudah memilih gubernur barunya bisa lebih tenang dan kondusif," tuturnya.

Sebelumnya, PAN sempat melontarkan keinginan membuat poros baru di Pilgub Jatim bersama Gerindra dan PKS. Adapun sejauh ini baru dua pasangan calon yang siap maju yaitu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Abdullah Azwar Anas. 

Khofifah-Emil diusung Demokrat dan Golkar. Ada kemungkinan PPP, Nasdem, dan Hanura akan mendukung Khofifah. Sementara, pasangan Gus Ipul-Azwar Anas didukung PKB dan PDIP. (ase)