Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 17:22 WIB
  • Gerindra Ingin Pastikan Hadi Tjahjanto Netral

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Lilis Khalisotussurur
Gerindra Ingin Pastikan Hadi Tjahjanto Netral
Photo :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Kepala Staf TNI AU Marsekal Hadi Tjahjanto di Istana Kepresidenan Bogor

VIVA – Anggota Komisi I DPR Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani, ingin mendapatkan ketegasan dari calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto soal netralitas TNI dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Presiden 2019.

"Kami ingin dapatkan ketegasan itu dari Panglima TNI," kata Muzani di gedung DPR, Jakarta, Selasa, 5 Desember 2017.

Saat ditanya soal kedekatan antara calon Panglima TNI dengan Presiden Jokowi, politikus Gerindra itu menekankan Presiden merupakan Panglima tertinggi. Sehingga Presiden memiliki hak prerogatif menunjuk siapa saja, dan itu patut dihormati.

"Buat kami, siapapun yang ditunjuk tak ada masalah, itu hak prerogatif Presiden. Apakah itu orang yang sangat dekat, orang yang sangat jauh, silakan saja. Karena pada akhirnya loyalitas itu pada bangsa dan negara. Dan kami akan buktikan besok dari pandangan-pandangan beliau (Hadi)," kata Muzani.

Ia menyadari tahun politik 2018 hingga 2019 memang tahun yang sangat riskan. Sehingga ia ingin mendapatkan kepastian TNI di tangan Hadi menjadi alat negara yang betul-betul netral bagi kepentingan semua partai dan golongan.

"Yang paling penting kami ingin mendapat jaminan bagaimana beliau menjaga NKRI. Bagaimana beliau mengatasi gangguan-gangguan keamanan di Papua yang sekarang sudah mulai terasa. Itu potensi yang sangat riskan untuk keutuhan NKRI " ujar Muzani.

Muzani juga ingin mendengar pandangan calon Panglima TNI mengatasi terorisme. Sebab, terorisme menjadi bagian jadi masalah serius bagi keutuhan negara. Begitupun dengan masalah politik 2018-2019.

"Prinsipnya, kita akan mendengar pandangan dan visi dari Pak Hadi sebagai calon Panglima TNI besok di Komisi I. Kita akan lakukan pendalaman apa dan bagaimana jabatan yang akan beliau pegang. Karena jabatan Panglima TNI jabatan yang sangat strategis berkaitan dengan jumlah orang yang sangat banyak. Dan orang tersebut mengendalikan dan memegang senjata untuk kepentingan pertahanan RI," kata Muzani.

Sementara itu, saat ditanya sosok calon Panglima TNI, Ahmad Muzani menilai tak ada prestasi yang menonjol dari seorang Hadi Tjahjanto sepanjang kariernya di militer. "Tak ada juga ide-ide yang luar biasa, tapi sebagai seorang prajurit beliau cukup baik," terang Muzani. (ase)