Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 16 Februari 2017 | 17:35 WIB
  • Di China, Live Streaming pun Harus Izin ke Pemerintah

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia
Di China, Live Streaming pun Harus Izin ke Pemerintah
Photo :
  • IT Portal
Live Streaming di Periscope

VIVA.co.id – Biasanya orang yang melakukan live streaming hanya butuh ponsel dan latar belakang yang bagus. Namun tidak di China. Di negara ini semua orang yang akan melakukan live streaming harus izin.

Inilah yang baru terungkap belakangan dari seorang wisatawan asal Ukraina yang kebetulan berada di China. Dia berkisah jika siaran langsung yang dilakukannya di ponsel langsung terhenti karena sinyal diputus dengan sengaja.

Dilansir melalui Mashable, Kamis, 16 Februari 2017, pria yang bernama Anton itu mengaku telah berkunjung ke China pada 12 Januari lalu. Saat sedang melakukan broadcast live, semua aktivitas terhenti karena sinyal seolah hilang.

"Aplikasi live streaming yang saya gunakan mengirim pesan. Mereka bilang saya telah melanggar aturan. Padahal saya hanya melalui siaran langsung," ujar Anton.

Kemudian, rasa penasaran menghantui sehingga ia harus bertanya kepada petugas wisata di wilayah itu. Staf lokasi wisata mengatakan jika saat ini telah ada regulasi baru di China terkait dengan aktivitas live streaming.

Dijelaskan staf tersebut, regulasi yang baru disahkan akhir tahun lalu itu mengatakan bahwa pendatang dari mana pun, yang bukan warga negara China, dilarang untuk melakukan live streaming. Jika ingin melakukannya maka mereka harus terlebih dahulu mendaftarkan diri atau meminta izin ke pemerintah China, melalui kementerian budaya.

Sayangnya, karena regulasi baru, belum ada informasi jelas bagaimana cara melakukan pendaftaran atau meminta izin untuk melakukan live stream.

Regulasi ini sangat aneh mengingat layanan Live Streaming tergolong sangat popular di China. Data menunjukkan ada sekitar 300 juta orang di negara itu yang menggunakan aplikasi sejenis. Bahkan banyak dari mereka yang mendedikasikan hidupnya sehari-hari secara live stream, mirip seorang karyawan yang kerjanya hanya live stream.