Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 17 Februari 2017 | 11:22 WIB
  • Dua Tahun Lagi Nenek Moyang Gajah Hidup Kembali

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia,
    • Mitra Angelia
Dua Tahun Lagi Nenek Moyang Gajah Hidup Kembali
Photo :
Mammoth punah akibat gizi buruk

VIVA.co.id – Tim ilmuwan dari Harvard University mengaku telah menemukan cara untuk bisa menghidupkan kembali mammoth. Hewan raksasa mirip gajah yang berbulu tebal itu merupakan salah satu yang hidup berdampingan dengan dinosaurus.

Para ilmuwan tersebut mengaku, saat ini masih dalam tahap menciptakan embrio hibrida mammoth berbulu. Embrio hibrida akan dikembangkan menjadi janin melalui teknik editing gen CRISPR-Cas9. Gen yang dicomot oleh para peneliti ialah gen gajah Asia, yang diyakini sebagai kerabat terdekat dari mammoth.
 
“Tujuan kami untuk menghasilkan embrio gajah-mammoth hybrid. Sebenarnya, itu lebih seperti gajah dengan sejumlah sifat raksasa (mammoth). Kami belum sampai ke sana, tapi itu bisa terjadi dalam beberapa tahun ke depan,” kata George Church, peneliti yang juga ahli genetika, seperti dilansir Tech Times, Jumat, 17 Februari 2017.
 
Church mengatakan, sejak proyek dimulai pada 2015, mereka telah menyunting sebanyak 45 DNA mammoth yang disambungkan ke dalam genom gajah Asia.
 
Adapun sifat mammoth yang ada di tubuh mammoth-gajah ini seperti bulu panjang yang menjadi ciri khas mammoth, lapisan lemak tebal yang menyelimuti tubuh dan darah dingin.
 
Diketahui, mammoth, yang merupakan nenek moyang gajah, punah sekitar 4 ribu tahun lalu dan hidup pada zaman es. Mammoth dipercaya hidup dan berkeliaran di Asia, Eropa, Afrika dan Amerika Utara.