Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 18 Mei 2017 | 08:37 WIB
  • Karyawan BUMN Ini Didorong Bikin Perusahaan Sendiri

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia,
    • Afra Augesti
Karyawan BUMN Ini Didorong Bikin Perusahaan Sendiri
Photo :
  • Dok. Istimewa
Festival Digital Amoeba Telkom

VIVA.co.id – Seorang karyawan harusnya bisa berbakti dalam waktu lama di suatu perusahaan. Namun tidak bagi karyawan perusahaan BUMN Telkom, yang malah didorong untuk membuat perusahaan sendiri.

Telkom mengakui jika mereka memacu karyawannya untuk menjadi seorang entrepreuner di dunia digital. Perusahaan memiliki program bernama Amoeba yang memungkinkan karyawan mendirikan perusahaan rintisan atau startup.

"Ada 60 startup binaan kami di ranah internal atau merupakan karyawan Telkom sendiri. Mereka dihasilkan dari 3 angkatan. Dari jumlah itu akan disaring 15 startup terbaik yang akan diberikan injeksi modal, proses inkubasi, bahkan tak menutup kemungkinan menjadi anak perusahaan tersendiri," ujar Executive General Manager (EGM) Divisi Digital Service PT Telkom Indonesia, Arief Musta'in di sela-sela Festival Digital Amoeba di Jakarta, kemarin.

Dikatakan Arief, festival Digital Amoeba yang akan berakhir hari ini, Kamis, 18 Mei 2017, akan ditutup dengan pengumuman peserta terbaik. Total 60 tim yang berasal dari Telkom Group dengan mayoritas beranggotakan tiga orang, terdiri dari seorang Chief Executive Officer (CEO), Chief Marketing Officer (CMO), dan Chief Technical Officer (CTO).

"Jadi total ada sekitar 170-180 orang, bukan hanya karyawan PT Telkom, tapi anak perusahaan yang tercakup Telkom Group. Semuanya berusaha menawarkan solusi bisnis yang bisa menjadi layanan baru Telkom Group ke depannya, mulai dari business solution, aplikasi pendidikan, game, pesan instan, media sosial, financial technology, hingga media sosial.," katanya.

Seluruhnya akan menjalani proses pitching Kamis ini, berupa presentasi selama sekitar tujuh menit di hadapan dewan juri yang beranggotakan para band 1 dan band 2 (pejabat tertinggi) PT Telkom. Jika model bisnisnya memadai maka akan diberikan modal mulai Rp10 juta hingga miliaran.

Yang menarik, program ini dilakukan bersama Direktorat Human Capital Management PT Telkom, sehingga kiprah startup internal selama beberapa bulan akan masuk penilaian kinerja karyawan.