Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 20 Mei 2017 | 06:50 WIB
  • 20-5-1990: Foto Pertama Teleskop Pengungkap Misteri Jagat

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
20-5-1990: Foto Pertama Teleskop Pengungkap Misteri Jagat
Photo :
  • www.space.com
Foto pertama Teleskop Hubble (kanan)

VIVA.co.id – 27 tahun lalu, Teleskop Hubble mengirimkan foto pertamanya setelah nyaris sebulan diluncurkan ke antariksa. Teleskop pengungkap misteri jagat itu mengambil gambar bintang sekitar bintang HD96755 di kluster terbuka NGC 3532, yang berlokasi di konstelasi Carina selatan. 

Dikutip dari Space, Jumat, 19 Mei 2017, Teleskop Hubble mengirimkan gambar pertamanya ke pusat kendali di Bumi setelah diluncurkan pada 24 April 1990. 

Teleskop itu mengambil gambar beberapa bintang di konstelasi tersebut dengan menggunakan instrumen Wide Field/Planetary Camera. 

"Gambar pertama yang diambil Teleskop Hubble dimaksudkan untuk membantu memfokuskan teleskop tersebut," ujar perwakilan Space Telescope Science Institute (STScI) di Baltimore, AS. 

STScI merupakan pengendali operasi ilmiah Teleskop Hubble. 

Foto yang diambil Teleskop Hubble dibandingkan dengan foto dari teleskop berukuran 100 inchi di Las Campanas Onservatory, Chile. Saat dibandingkan kedua foto tersebut, terlihat gambar dari Teleskop Hubble lebih detail dibanding gambar teleskop di Chile itu. 

"Subbagian kecil dari Telekop Hubble dan gambar teleskop di darat dipilih untuk menyoroti perbedaan resolusi tersebut," ujar STScI.

Dikutip dari BBC, teleskop seukuran kereta gantung itu diluncurkan untuk mengungkap misteri alam semesta. 

Teleskop Hubble mampu melihat 'tepi terjauh' alam semesta, karena bisa memotret objek dan menganalisis peristiwa jagat yang terjadi pada sampai 14 miliar tahun lalu.

Teleskop itu mampu menjawab pertanyaan manusia yang paling mendasar yaitu pembentukan alam semesta, Tata Surya, Bumi dan asal usul kehidupan. 

Dalam hal pemahaman alam semesta, citra-citra yang ditangkap Hubble memberikan kontribusi luar biasa.

Kosmologi yang dulu spekulatif karena tingkat ketidakpastiannya tinggi, di atas 50 persen, kini menjadi sangat terukur dengan tingkat ketidakpastian kurang dari 10 persen.

Pada Desember 2008, Hubble mencatat karya terbesar. Teleskop itu mengirim citra kluster galaksi Abell 85. Berjarak 740 juta tahun cahaya dari Bumi, Abell 85 adalah objek terbesar di alam semesta yang runtuh.  

Menginjak usianya ke-23 tahun, Hubble membantu manusia dalam menguak misteri di alam semesta. 

Begitu juga bagi ilmuwan, khususnya kosmologi dan astronomi, jasanya sangat luar biasa. Berkat kehadirannya, mata manusia kini lebih terbuka untuk menyaksikan gejala-gejala yang terjadi di luar angkasa. 

Teleskop Hubble memiliki peralatan kamera, seperti Wide Field/Planetary Camera (WF/PC), Goddar High Resolution Spectrough (GHRS), Faint Object Camera (FOC), Faint Object Spectrough (FOS), dan High Speed Photometer (HSP). 

Sampai 2014, NASA mengungkapkan, Teleskop Hubble memiliki lebih dari 570 ribu gambar dalam galeri fotonya. Jumlah gambar sebanyak itu diambil sejak 1990. Saat ini, Hubble mampu memberikan hasil data foto berukuran 3-4 GB per harinya. (ase)