Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 15 Juni 2017 | 14:59 WIB
  • Facebook Latih Robot untuk Bernegoisasi dan Berbohong

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Facebook Latih Robot untuk Bernegoisasi dan Berbohong
Photo :
  • www.pixabay.com/geralt
Ilustrasi Facebook dan media sosial

VIVA.co.id – Facebook membuat terobosan dalam melatih robot kecerdasan buatan atau bot milik mereka. Perusahaan jejaring media sosial populer itu mengajarkan bot mereka untuk bisa berlaku seperti manusia, yakni bisa bernegosiasi bahkan berbohong. 

Dikutip dari Mashable, Jumat, 15 Juni 2017, ilmuwan pada divisi kecerdasan buatan Facebook, Artificial Intelligence Researchers Facebook (FAIR), menggunakan data yang mereka miliki untuk melatih robot internet bernegosiasi dan mengantisipasi keinginan manusia dalam berbagai situasi. Uji coba tersebut sejauh ini menunjukkan keberhasilan. 

Saat robot kecerdasan buatan yang telah dilatih berkomunikasi dengan manusia, ternyata pengguna tak mampu mendeteksi bahwa sebenarnya mereka sedang berinteraksi dengan robot kecerdasan buatan. 

"Robot terbaik ini punya kemampuan yang bisa dibandingkan dengan manusia," ujar peneliti FAIR. Mike Lewis. 

Dia menyebutkan, robot kecerdasan buatan yang telah dilatih Facebook itu bahkan diklaim punya tingkat kesabaran dan tekad yang gigih. Selain itu, bot Facebook juga belajar dan dilatih menjalankan apa yang disebut 'manuver pintar', yakni berbohong untuk mendapatkan hasil yang terbaik. 

Namun, Lewis menegaskan, perilaku berbohong itu hanyalah uji kemampuan. Peneliti FAIR mengatakan, berbohong bukan taktik negosiasi yang direkomendasikan ilmuwan. 

Menariknya, tiap bot bisa dieksplorasi kemampuannya sesuai kebutuhan pengembang. Sebab, peneliti punya kode sumber terbuka dibalik bot tersebut. Kemampuan bot itu nantinya bisa ditingkatkan untuk bisa menjadi asisten digital yang andal dalam menyelesaikan sebuah tugas. 

"Anda bisa membayangkan, chatbot bisa mendukung pelanggan ritel, bercakap tanpa batas dan bernegosiasi mirip manusia," ujar Lewis. 

 

via GIPHY