Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 08:32 WIB
  • Alibaba Dorong Pelaku UKM Go International

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti
Alibaba Dorong Pelaku UKM Go International
Photo :
  • VIVA.co.id/Maryadie
Perusahaan raksasa Alibaba.

VIVA.co.id – Pabrikan suplier terbesar di dunia, Alibaba.com, memberi kesempatan bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, atau UKM, untuk melebarkan sayapnya ke luar negeri. Upaya ini diberikan melalui cabang perusahaan bernama J&T Alibaba, anak usaha J&T Express.

Markting Manager J&T Alibaba, Agustina Putri Wijaya mengatakan, pihaknya ingin mendorong UKM Indonesia untuk lebih berani memasarkan produknya ke kancah perdagangan internasional. Ia menitikberatkan empat kriteria produk untuk dipromosikan di Alibaba.com, yaitu furniture, kopi, agrikultur, dan tekstil.

"Fokus utama kami untuk produk UKM, antara lain furniture, kopi, agrikultur, dan tekstil. Tetapi, untuk agrikultur dan tekstil ini masih meraba-raba, di luar itu sudah pasti," katanya di Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Sedangkan kota yang menjadi sasaran J&T Alibaba adalah Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, dan sekarang ada cabang baru di Jepara, Jawa Tengah. Upaya J&T tersebut berangkat dari data Badan Pusat Statistik yang berhasil dihimpun oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), khususnya yang berada di Jepara dan Yogyakarta.

Data BPS pada 2015, mencatat jumlah UKM di Jepara sebanyak 98.254 dari total populasi 1.188.289 jiwa, terdiri dari furnitur kayu sebanyak 75.603, tenun ikat sebanyak 11.087 dan konveksi sebanyak 11.555. Sedangkan data Dinas Koperasi dan UKM Yogyakarta tahun 2015, mencatat ada sebanyak 137.267 UKM dari 3.627.962 populasi di Yogyakarta.

Agustina menyebut, kedua kota tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi para pembeli mancanegara, Jepara dengan produsen-produsen furniturnya dan Yogyakarta yang terkenal dengan kekentalan budayanya.

Jepara memiliki nilai total ekspor sebesar US$172 juta per tahunnya, sedangkan Yogyakarta memiliki nilai ekspor sebesar US$333,7 juta per tahunnya. Langkah J&T Alibaba tersebut, sekaligus menjawab tantangan ekspor yang selama ini dinilai masih menggunakan cara lama dalam memasarkan produk hingga pendistribusiannya.

Sejak didirikan pada Maret 2017, J&T Alibaba memiliki anggota sebanyak 98 UKM, yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia. "Kami menargetkan pelanggan kami akan meningkat sebanyak tiga kali lipat sampai akhir tahun ini," tuturnya. (asp)