Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 14 Oktober 2017 | 13:49 WIB
  • Rahasia Perjodohan Politik yang Gagal di Kerajaan Singasari

  • Oleh
    • Elly Herawati,
    • guswibowo
Rahasia Perjodohan Politik yang Gagal di Kerajaan Singasari
Photo :
  • U-Report
Singgasana kerajaan.

VIVA.co.id – Setelah bersaing selama 17 tahun, Ken Arok akhirnya bisa mengalahkan Raja Kediri, Kertajaya, di tahun 1222. Kertajaya melarikan diri dari istana dan tidak kembali. Putranya Jayasabha tertangkap oleh pasukan Ken Arok. Bukannya dihukum, Jayasabha malah dijadikan Bupati Gelang-Gelang, arah barat Kediri.

Setelah wafat, dia digantikan oleh putranya Jayawarsa, kemudian posisi Bupati Gelang-Gelang diwariskan kepada Jayakatwang. Kebaikan Ken Arok ini dilanjutkan oleh Raja Singasari ke-3, Wisnuwardha. Cucu tiri Ken Arok ini menikahkan putri pertamanya dengan Jayakatwang. Perkawinan politik ini diharapkan bisa melebur dendam masa lalu dan meluaskan kekuatan kekerabatan.

Upaya menguatkan tali persaudaraan politik ini dikuatkan oleh Raja Singasari ke-5, Sri Kertanegara. Hubungan Kertanegara dengan Jayakatwang yang sudah menjadi saudara ipar, diperkuat lagi dengan menikahkan anak-anak mereka, Putri Sulung Kertanegara dengan putra sulung Jayakatwang yang bernama Aria Ardaraja. Lengkap sudah tali kekerabatan mereka, Jayakatwang yang sudah menjadi kakak ipar, berkembang statusnya sekalian menjadi besan Kertanegara. Apakah tali kekerabatan betul-betul menjadi kuat dan bisa menghapuskan dendam masa lalu?

 

Baca Selengkapnya...