Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 13 September 2017 | 19:20 WIB
  • Cedera Lagi-lagi Hantui Timnas Indonesia U-19

  • Oleh
    • Riki Ilham Rafles
Cedera Lagi-lagi Hantui Timnas Indonesia U-19
Photo :
  • Dok. PSSI
Pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Brunei Darussalam

VIVA.co.id – Tim nasional Indonesia U-19 sukses memetik kemenangan telak 8-0 saat berhadapan dengan Brunei Darussalam dalam laga pamungkas Grup B di Thuwunna Stadium, Yangon, Myanmar, Rabu 13 September 2017. Namun, masalah cedera kembali jadi momok menakutkan.

Setelah sempat tampil penuh dominasi di babak pertama dan unggul 6-0, skuat asuhan Indra Sjafri itu terpaksa mengubah strategi.

(Baca juga: Bantai Brunei, Skuat Timnas U-19 Belum Puas)

Penyebabnya adalah striker yang mencetak tiga gol ke gawang Brunei, Rafli Mursalim, mengalami cedera. Dia terpaksa ditarik keluar dan digantikan oleh Saddil Ramdani.

"Di babak kedua kami mengubah formasi menjadi 4-3-3, karena kita tarik Feby dan masukkan Saddil. Rafli kita ganti karena cedera," tutur Indra, dikutip dari siaran pers yang diterima VIVA.co.id.

Cedera di saat pertandingan bukan kali ini saja dialami pemain Timnas U-19. Melawan Vietnam, Senin 11 September 2017 lalu, kiper Muhammad Riyandi juga menjadi korban.

Padatnya jadwal bisa jadi penyebab rentannya para pemain Timnas U-19. Namun, yang pasti, target kemenangan besar melawan Brunei tak boleh terganggu dengan cederanya Rafli.

Indra pun sejak awal meminta anak asuhnya untuk tetap tenang. Walau beban berat --wajib menang setidaknya dengan selisih delapan gol untuk lolos ke semifinal-- namun para pemainnya bisa tetap fokus penuh.

(Baca juga: Bantai Brunei, Timnas U-19 ke Semifinal Piala AFF U-18)

"Sejak awal saya tekankan anak-anak untuk bermain tenang, jangan terburu-buru dan tetap anggap Brunei sebagai lawan yang harus diwaspadai," ujar pria berusia 54 tahun tersebut.

Timnas U-19 sudah pasti mengantongi satu tiket ke semifinal. Mereka hanya perlu menunggu hasil pertandingan antara Vietnam dan Myanmar guna mengetahui akan melaju ke babak selanjutnya dengan status juara atau runner up grup. (one)