Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 14 September 2017 | 10:49 WIB
  • Bonus Bukan Jadi Harta Karun Bagi Timnas U-19

  • Oleh
    • Satria Permana
Bonus Bukan Jadi Harta Karun Bagi Timnas U-19
Photo :
  • Dok. PSSI
Pemain Timnas Indonesia U-19, Asnawi Mangkualam dikepung pemain Brunei

VIVA.co.id – Timnas Indonesia U-19 akhirnya lolos ke semifinal Piala AFF U-18. Timnas lolos dengan status juara Grup B, setelah mengumpulkan sembilan poin dan unggul selisih gol atas Myanmar.

Dramatis, itulah kata yang pantas untuk kelolosan Timnas U-19. Sempat dikhawatirkan tak lolos karena kalah dari Vietnam dan selisih golnya tertinggal, Timnas U-19 mengamuk di laga terakhir.

Sebanyak delapan gol mereka ciptakan di laga kontra Brunei Darussalam, kemarin. Dengan hasil tersebut, Timnas U-19 dipastikan lolos tanpa harus menunggu hasil Myanmar vs Vietnam.

Dan, secara mengejutkan, Myanmar menang atas Vietnam dengan skor 2-1. Kemenangan Myanmar tentu jadi bonus untuk Timnas U-19. Mereka lolos sebagai pemuncak klasemen Grup B.

"Jangan lupa, masih ada dua jalan lain yang harus dilewati, semifinal dan final. Itu tugas yang harus diselesaikan untuk jadi juara," kata manajer Timnas U-19, Roni Fauzan.

Bukan hanya meminta para pemain untuk selalu membumi, Roni berharap Egy Maulana dan kawan-kawan tetap fokus dan tak terpengaruh dengan berbagai hal di luar sepakbola seperti bonus.

"Soal bonus, tak usah disebut. Mereka ini masih remaja dan perjalanannya panjang. Jadi tak perlu memikirkan soal uang," ujar Roni.

Timnas U-19 akan menghadapi Thailand di semifinal di Thuwunna Stadium, Yangon, Jumat 15 September 2017. "Lawan siapa saja, kami siap," tegas Roni. (one)