Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 7 November 2017 | 19:33 WIB
  • Pelatih Malaysia Beberkan Kunci Benamkan Timnas U-19

  • Oleh
    • Riki Ilham Rafles
Pelatih Malaysia Beberkan Kunci Benamkan Timnas U-19
Photo :
  • Dok. PSSI
Pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Malaysia

VIVA – Pelatih Malaysia, Bojan Hodak membeberkan kunci untuk membenamkan tim nasional Indonesia U-19. Pasukan Harimau Malaya unggul 4-1 atas Skuat Garuda Muda dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-19 di Paju Public Stadium, Senin 6 November 2017.

Kemenangan tersebut, menjadi sebuah kejutan bagi Malaysia. Karena, di atas kertas mereka tak diunggulkan. Mengingat, Timnas U-19 tampil lebih trengginas, ketika melawan tim lemah seperti Timor Leste dan Brunei Darussalam.

(Baca juga: Telepon Genggam Jadi Barang Mahal di Timnas U-19)

Di dua pertandingan tersebut, Timnas U-19 masing-masing menang dengan skor 5-1. Sedangkan Malaysia cuma bisa menang tipis 1-0 melawan Brunei, dan mengalahkan Timor Leste dengan skor 3-1.

Namun, penampilan skuat asuhan Indra Sjafri melempem di pertandingan ketiga melawan tuan rumah Korea Selatan. Ketika itu, mereka menyerah lima gol tanpa balas.

Bojan pun mengaku sudah membaca gaya bermain Timnas U-19. Dia menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk terus mengunci lini tengah Skuat Garuda Muda, agar tidak leluasa mengkreasi serangan.

"Saya rasa, pemain telah menyerap taktik dan strategi yang dirancang dalam merantai pergerakan bebas Indonesia," ujar Hodak, seperti dikutip dari Kosmo Online.

Beruntung pula bagi Malaysia, karena Indra tidak menurunkan skuat terbaiknya sejak menit awal. Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani yang biasa menjadi tulang punggung baru masuk di babak kedua.

(Baca juga: Bencana Banjir, Modal Malaysia Benamkan Timnas U-19)

Namun, ketika itu Timnas U-19 sudah dalam keadaan tertinggal 1-2. Parahnya lagi, di awal babak kedua, Malaysia bisa menambah keunggulan cepat yang membuat Skuat Garuda Muda semakin sulit mengembangkan permainan.

Kekalahan dari Malaysia yang di luar dugaan, membuat Timnas U-19 dan Indra terpukul. Usai pertandingan, juru taktik berusia 54 tahun tersebut mengaku akan melakukan evaluasi besar-besaran.