Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 26 November 2017 | 01:07 WIB
  • Takluk dari Timnas Indonesia, Guyana Dapat Pelajaran Penting

  • Oleh
    • Yudhi Maulana,
    • Radhitya Andriansyah
Takluk dari Timnas Indonesia, Guyana Dapat Pelajaran Penting
Photo :
  • ANTARA FOTO/Risky Andrianto/kye/17
Latihan pemain Timnas Indonesia jelang menghadapi Guyana

VIVA – Timnas Guyana harus rela takluk dari Timnas Indonesia, dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu 25 November 2017. Dua gol bomber naturalisasi, Ilija Spasojevic, memastikan kekalahan Guyana dari Indonesia.

Guyana sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat gol Shaquille Agardi di menit 9. Namun, Indonesia mampu bangkit lewat dua gol Ilija Spasojevic menit 36 dan 75.

Tak cuma itu, skuat berjuluk The Golden Jaguars juga memiliki keunggulan dari segi fisik para pemainnya, Namun, Guyana justru tak mampu memaksimalkan keunggulan yang dimilikinya ini.

Meski demikian, pelatih Guyana, Wayne Dover, tak terlalu mempermasalahkan hasil ini. Ia mengaku senang dengan performa anak asuhnya yang dinilai kompetitif. Menurut Wayne, dalam beberapa momen pasukannya tak bermain buruk. Meskipun ia juga mengakui, ada pula beberapa saat para pemainnya tampil buruk.

"Saya pikir kami bermain dengan kompetitif, Indonesia juga bermain sangat baik dengan memainkan bola dari ke kaki. Saya pikir, kami harus mempersiapkan tim ke depannya dengan lebih baik lagi," ujar Wayne kepada wartawan.

"Ukuran tubuh bukan segalanya, tinggi badan tidak berpengaruh. Indonesia bermain sangat baik dari kaki ke kaki. Ada kalanya kami bermain baik, dan ada kalanya juga kami bermain buruk. Saya katakan kembali, ukuran tubuh kami tidak berpengaruh dalam pertandingan ini," katanya.

Usai pertandingan, Wayne tak lupa mengucapkan terima kasih atas sambutan Indonesia. Sebab bagi Wayne dan timnya, kedatangan ke Indonesia adalah yang pertama kali sepanjang sejarah sepakbola Guyana.

Meski harus melewati perjalanan panjang dan menerima kekalahan, Wayne dan timnya tetap menyatakan rasa hormatnya kepada Indonesia.

"Yang terpenting kami bermain baik dan kompetitif. Kami sudah bertanding uji coba selama empat kali. Saya pikir ke depannya kami ingin menatap Piala Dunia. Dan, pertandingan ini termasuk melawan Indonesia sangat baik bagi para pemain muda kami," kata Wayne melanjutkan.

"Pengalaman bermain di Indonesia tidak berpengaruh walaupun kami melakukan perjalanan panjang. Tapi, sambutan hangat di Indonesia, bisa menghilangkan keletihan itu. Dan setelah semuanya, saya mengucapkan terima kasih Indonesia atas sambutan yang sangat hangat ini," ujarnya.