Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 18 Mei 2017 | 13:29 WIB
  • Pelemparan Kaleng Bir Warnai Laga Sepakbola Yunani

  • Oleh
    • Anang Fajar
Pelemparan Kaleng Bir Warnai Laga Sepakbola Yunani
Photo :
  • twitter.com/RDSinEnglish
Pelatih PAOK, Vladimir Ivic, saat terkena lemparan kaleng bir.

VIVA.co.id – Kejadian tak terduga mewarnai sebuah pertandingan di Yunani. Pertemuan dua klub besar, yakni PAOK dan Panathinaikos, diwarnai aksi pelemparan bir.

Yang menjadi korban dari pelemparan kaleng bir ini adalah pelatih PAOK, Vladimir Ivic. Dia mengalami peristiwa nahas ini kala laga berjalan 54 menit, ketika Panathinaikos unggul 1-0.

Suasana "membawa" memang sudah terasa sebelum kick off. Panasnya rivalitas abadi antara kedua tim terlihat dari flare dan kembang api yang dibawa suporter tim tuan rumah, sebagai bentuk "sambutan" untuk tim PAOK

Setelah menerima lemparan kaleng bir, pelatih berusia 40 tahun itu dilarikan ke ruang medis. Sebanyak dua jahitan diperlukan untuk menutup luka di kepalanya.

Aksi ini membuat wasit menghentikan pertandingan selama satu jam. Dan sebagai hukuman atas tindakan insdisipliner suporter Panathinaikos, PAOK dihadiahi kemenangan 3-0 oleh sang pengadil, Giogos Kominos.

Bos PAOK, Ivan Savvidis mengatakan, "Pelaku tindakan ini akan terus diburu dan kami akan melakukan segala cara untuk memberi efek jera," dikutip The Sun.

Pertemuan Panathinaikos dan PAOK ini dalam laga kualifikasi Liga Champions. 4 tim elit Yunani, Panathinaikos, Panionios, AEK Athens dan PAOK, berhak ikut kualifikasi ini.

Dari semua tim, posisi klasemen teratas jadi milik Panathinaikos dengan perolehan 5 poin dari 2 pertandingan. Disusul Panionios, AEK Athens dan PAOK. Tim yang mengakiri kualifikasi di posisi teratas akan berhak berlaga di Liga Champios, dan tim yang mengakhiri kualifikasi di peringkat 2 dan 3 akan berlaga di Liga Europa.