Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 12 Oktober 2017 | 14:15 WIB
  • Legenda Madrid Ditunjuk jadi Penasihat Sepakbola UEFA

  • Oleh
    • Pratama Yudha
Legenda Madrid Ditunjuk jadi Penasihat Sepakbola UEFA
Photo :
  • REUTERS
Legenda sepakbola Portugal, Luis Figo

VIVA.co.id – Legenda Real Madrid, Luis Figo, secara resmi ditunjuk menjadi penasihat sepakbola UEFA. Dia diharapkan mampu membantu otoritas sepakbola tertinggi di Eropa itu untuk mengurus persoalan teknis dan regulasi pertandingan.

Semasa masih aktif sebagai pemain, Figo memang dikenal dengan kemampuan olah bolanya yang sangat mumpuni. Pengalaman bermainnya selama 19 tahun juga tidak sembarangan dengan bergabung bersama klub-klub besar seperti Barcelona, Real Madrid, dan Inter Milan.

Selepas pensiun, pria asal Portugal itu juga sudah sering terlibat dalam kegiatan sepakbola, namun dari belakang layar. Dia bahkan sempat maju untuk mencalonkan diri sebagai presiden FIFA pada 2015.

Hal itu pula yang menjadi pertimbangan UEFA untuk menunjuknya sebagai penasihat. Nantinya, dia akan bergabung dengan sesama mantan pemain profesional lainnya seperti Nadine Kessler dan Dejan Stankovic, yang sudah lebih dulu ditunjuk pada awal tahun ini.

"Saya sangat beruntung meraih banyak pengalaman dan saya percaya saya bisa memberikan dampak positif dan menyalurkan ilmu yang saya miliki," ujar Figo dikutip Goal.

"Sepakbola selalu berevolusi. Saya merasa terhormat bisa terlibat bersama UEFA dan saya ingin mengucapkan terima kasih pada Aleksander Caferin (presiden UEFA) yang telah memberikan saya kesempatan ini," jelasnya.

Tak hanya Figo, Caferin juga merasa bangga dengan penunjukan pria 44 tahun itu. Dia berharap pengalamannya semasa masih bermain bisa membantu UEFA untuk mengembangkan sepakbola.

"Luis Figo adalah pemain fantastis yang menjadi teladan baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia adalah sosok yang dihormati dan saya senang dia bisa bergabung dengan kami. Pengalamannya yang luar biasa akan menjadi aset yang berharga bagi UEFA," kata Caferin.