Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 13:35 WIB
  • Gemilang di Liga Champions, PSG Tak Sia-sia Hamburkan Uang

  • Oleh
    • Riki Ilham Rafles
Gemilang di Liga Champions, PSG Tak Sia-sia Hamburkan Uang
Photo :
  • REUTERS/Gonzalo Fuentes
Pemain Paris Saint-Germain rayakan keberhasilan lolos ke babak 16 besar

VIVA – Paris Saint-Germain sudah memastikan diri melangkah ke babak 16 Liga Champions 2017/2018, meski baru memainkan empat pertandingan di Grup B. Skuat asuhan Unai Emery menyapu bersih kemenangan, tanpa sekalipun kebobolan.

PSG kini menjadi tim tertajam sekaligus terkokoh benteng pertahanannya. Karena selain tidak kebobolan di empat pertandingan, mereka paling tajam dengan torehan 17 mencetak gol ke gawang lawan.

(Baca juga: Pelatih PSG Ogah Sesumbar Meski Sudah Lolos ke 16 Besar)

Glasgow Celtic menjadi korban pertama PSG di fase Grup B. Mereka dibantai lima gol tanpa balas. Kemudian giliran raksasa Bundesliga, Bayern Munich dengan skor 3-0.

Wakil Belgia, Anderlecht benar-benar tak berdaya berhadapan dengan PSG. Di laga perdana, mereka kalah 0-4 dari PSG. Menyusul lima gol tanpa balas di laga kedua, Rabu 1 November 2017 lalu.

Melihat kegemilangan Les Parisiens itu, wajib diakui keputusan manajemen menghamburkan uang di bursa transfer tak sia-sia. Mereka memecahkan rekor transfer dunia saat membeli Neymar dari Barcelona.

Pemain asal Brasil tersebut ditebus sesuai batas minimal dalam klausul kontraknya bersama Barcelona, yakni Rp3,4 triliun. Kemudian mereka juga membeli Yuri Berchice dari Real Sociedad seharga Rp252 miliar.

(Baca juga: PSG dan Bayern Lolos Cepat: Sukses Sama Beda Cerita)

Mengutip laman Transfermarkt, ada dua pemain penting lain yang didatangkan oleh PSG, yakni Dani Alves dan Kylian Mbappe. Mereka didatangkan tanpa mengeluarkan uang, tetapi gaji yang diberikan tergolong tinggi.

Gelontoran uang banyak itu hadir berkat dana besar yang berasal dari konsorsium asal Qatar. Pengusaha-pengusaha di negeri kaya minyak sudah tak bisa menahan nafsu melihat Edinson Cavani dan kawan-kawan meraih gelar juara Liga Champions.