Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 10 November 2017 | 00:32 WIB
  • Madrid Pernah Lakukan Kesalahan Konyol Seperti Mitra Kukar

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami
Madrid Pernah Lakukan Kesalahan Konyol Seperti Mitra Kukar
Photo :
  • REUTERS/Marcelo del Pozo
Denis Cheryshev dan sang pelatih, Rafa Benitez saat masih membela Real Madrid

VIVA – Kontroversi mengiringi status Bhayangkara FC sebagai juara Liga 1 musim 2017. Ini terkait Mitra Kukar yang menurunkan pemain ilegal saat bersua Bhayangkara FC.

Laga Bhayangkara FC kontra Mitra Kukar dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-32, Jumat 3 November 2017, berakhir imbang 1-1. Namun, kesalahan fatal yang dilakukan Mitra Kukar dalam menurunkan pemain, justru membuat Bhayangkara FC diganjar kemenangan WO (Walk Out) oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Apa sebabnya? Mitra Kukar dianggap menurunkan pemain ilegal, Mohamed Sissoko. Sissoko yang berstatus marquee player armada Naga Mekes diturunkan bermain melawan Bhayangkara FC, padahal tengah dalam masa sanksi.

Ternyata, kesalahan fatal yang dilakukan Mitra Kukar pernah dilakukan klub sekelas Real Madrid. Hal ini terjadi di babak 32 besar Copa del Rey musim 2015-16 pada 2 Desember 2015.

Madrid sukses menang 3-1 atas Cadiz di Estadio Ramon de Carranza. Gol kemenangan Los Blancos yang dilatih Rafael Benitez disumbangkan Denis Cheryshev pada menit ketiga dan sepasang gol Isco di menit 65 dan 74.

Usai laga ternyata ada hal yang menjadi masalah. Cadiz memprotes keputusan Madrid yang menurunkan Cherysev. Padahal, sang pemain sedang menjalani masa hukuman, akibat sanksi tiga kartu kuning dalam masa pinjaman di Villarreal.

Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) langsung menjatuhkan hukuman tegas. Los Blancos langsung didiskualifikasi dari ajang Copa del Rey. Leg kedua yang seharusnya dimainkan di Santiago Bernabeu tak jadi dihelat, karena Madrid langsung dicoret.

Dalam laporan 11 halaman, RFEF telah menemukan fakta yang memberatkan Madrid. Mereka menganggap Cheryshev tidak layak bermain terkait hukumannya di Copa del Rey tatkala masih membela Villarreal.

"Cheryshev tidak memenuhi syarat untuk bermain. Jadi, Madrid telah kehilangan kemenangannya atas Cadiz," demikian pernyataan RFEF dikutip dari ESPN.

Selain kehilangan kemenangan tempat di Copa del Rey, Los Blancos juga dikenai sanksi denda uang. Mereka harus merogoh kocek hingga €6 ribu atau setara dengan Rp94,2 juta untuk kesalahan fatal ini. 

Kasus semacam ini juga pernah dialami oleh Bolivia di Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL. Bolivia nekat menurunkan pemain tidak sah, Nelson Cabrera dalam dua laga kualifikasi, melawan Peru dan Chile.

Cabrera sempat membela Paraguay di Copa America 2007. Keputusan Bolivia yang menurunkan Cabrera dianggap melanggar regulasi FIFA.

Bolivia sebenarnya sukses menekuk Peru 2-0 dan menahan imbang 0-0 Chile. Namun, kesalahan fatal dalam menurunkan Cabrera membuat skor tersebut diganti dengan kemenangan 3-0 untuk lawan. Seperti dilansir situs resmi FIFA, Bolivia juga dijatuhi denda 12 ribu Franc Swiss atau Rp162,49 juta.