Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 14 November 2017 | 08:56 WIB
  • De Rossi soal Keributan dan Pensiun dari Timnas Italia

  • Oleh
    • Muhammad Indra Nugraha
De Rossi soal Keributan dan Pensiun dari Timnas Italia
Photo :
  • REUTERS/Michael Dalder
Pemain tim nasional Italia, Daniele De Rossi

VIVA - Daniele De Rossi benar-benar heran dengan keputusan pelatih Giampiero Ventura saat Italia lawan Swedia di leg kedua playoff Piala Dunia 2018, dini hari tadi WIB. Terlebih, Gli Azzurri saat itu tengah butuh gol.

Italia terpaksa gagal lolos ke Piala Dunia 2018 usai ditahan imbang 0-0 oleh Swedia di San Siro. Hasil tersebut membuat Italia dipastikan absen di Rusia karena kalah agregat 0-1 dari Swedia.

Ini menjadi kali pertama dalam 60 tahun, Italia tidak mengikuti turnamen yang digelar empat tahun sekali tersebut. Saat laga berlangsung, De Rossi yang berada di bangku cadangan ribut dengan asisten pelatih Salvatore Sullo.

Baca Juga: De Rossi Ribut dengan Asisten Pelatih Timnas Italia

Kapten AS Roma ini heran mengapa dirinya yang disuruh pemanasan, bukannya Lorenzo Insigne yang adalah seorang striker. Usai pertandingan, De Rossi pun memberikan konfirmasi atas kejadian tersebut.

“Kami punya kebiasaan untuk tiga pemain pemanasan bersamaan, kemudian setelah lima menit, tiga pemain lainnya akan pemanasan. Saya hanya mengatakan kita sudah mendekati akhir pertandingan dan harus menang, jadi biarkan para penyerang saja yang pemanasan! Saya juga menunjuk ke arah Insigne," kata De Rossi kepada Rai Sports.

"Saya memang tidak bertanggung jawab atas masalah taktik, dan Prof [Giampiero Ventura, pelatih Italia] adalah sosok yang baik, jadi saya minta maaf jika saya menyinggung seseorang. Saat itu, saya hanya berpikir mungkin lebih baik jika Insigne yang masuk alih-alih saya," ujarnya menambahkan.

De Rossi juga akhirnya mengikuti jejak Gianluigi Buffon untuk pensiun dari timnas Italia. Menurutnya, saatnya Gli Azzurri melakukan regenerasi.

"Ini adalah momen gelap bagi sepakbola kami, sangat gelap bagi mereka yang terlibat dalam dua tahun terakhir. Sekarang generasi penerus sudah siap untuk mengambil alih dan kami harus memulai lagi dari mereka. Saya sudah bepergian dari Converciano ke seluruh dunia dengan mengenakan jersey ini selama lebih dari satu dekade, jadi rasanya aneh harus melepaskannya untuk terakhir kalinya." (mus)