Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 10:34 WIB
  • Napoli Murka Timnas Italia Sia-siakan Lorenzo Insigne

  • Oleh
    • Muhammad Indra Nugraha
Napoli Murka Timnas Italia Sia-siakan Lorenzo Insigne
Photo :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo
Winger Timnas Italia, Lorenzo Insigne

VIVA - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, benar-benar murka melihat kondisi Lorenzo Insigne di timnas Italia. Dia tak habis pikir Giampiero Ventura menyia-nyiakan pemain andalan I Partenopei itu dalam skuatnya.

Insigne tidak terlalu dipercaya oleh Ventura pada leg kedua babak playoff kontra Swedia. Bahkan, Daniele De Rossi sempat mendesak agar Insigne dimainkan karena Italia sedang butuh gol.

Akan tetapi, Ventura mengabaikannya dan Italia pun harus puas bermain imbang 0-0. Hasil tersebut membuat Gli Azzurri gagal melaju ke Piala Dunia 2018 karena kalah agregat 0-1.

"Kenapa repot-repot memanggil Insigne untuk tugas internasional jika Anda memainkannya di luar posisinya? Kalau begini, Anda membuang-buang waktunya dan secara finansial juga merugikan klub karena telah membuat seolah-olah Insigne lebih buruk daripada yang sesungguhnya," ujar De Laurentiis kepada Sky Sport Italia.

"Anda tak bisa punya seorang pelatih yang memainkan 4-2-4 dan berusaha memaksa Insigne atau pemain-pemain lain ke sistem itu karena dia (Insigne) memberikan yang terbaik di formasi 4-3-3. Klub-klub menyerahkan para pemain mereka karena tugas internasional adalah sebuah jendela toko, tapi itu juga bisa jadi negatif," tuturnya.

De Laurentiis menilai hal tersebut bakal berdampak buruk kepada harga pasar para pemain Italia. Sebab, di mata dunia terlihat permainan Italia sangat buruk hingga gagal ke Rusia, mengulangi prestasi kelam 60 tahun lalu.

"Orang-orang yang cuma melihat pertandingan-pertandingan Italia kemudian akan berkata, 'Oh, para pemain ini ternyata tak seperti yang mereka katakan' dan hal itu membuat nilai mereka di pasaran menurun. Apakah kami sebagai klub seharusnya meminta ganti rugi finansial dari (Carlo) Tavecchio dan FIGC?"  katanya. (art)