Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 16:43 WIB
  • Tangis Buffon Menyayat Hati Legenda Timnas Italia

  • Oleh
    • Radhitya Andriansyah
Tangis Buffon Menyayat Hati Legenda Timnas Italia
Photo :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach
Penjaga gawang Timnas Italia, Gianluigi Buffon

VIVA – Tangis Gianluigi Buffon mengiringi kegagalan Timnas Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Penjaga gawang veteran milik Juventus itu begitu terpukul usai hasil imbang 0-0 dalam laga playoff kontra Swedia di San Siro, 13 November 2017 lalu.

Hasil imbang tersebut membuat Gli Azzurri dipastikan absen dalam perhelatan prestisius sepakbola empat tahunan tingkat dunia. Suara tangis Buffon seakan terdengar di seantro Italia. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia, setelah 60 tahun terakhir.

Tangis Buffon benar-benar membuat banyak pihak berempati. Sebab, Buffon berencana mengakhiri kariernya di dunia sepakbola usai gelaran Piala Dunia 2018 Rusia. Sayangnya, mimpi kiper berusia 39 tahun ini harus terkubur bersama kegagalan timnya.

Melihat kesedihan Buffon, kiper legendaris Italia, Dino Zoff, mengutarakan rasa empatinya. Zoff mengaku tersakiti dengan kesedihan yang dirasakan Buffon. Tak hanya itu, Zoff yang juga mengantar Italia juara Piala Dunia 1982, merasa sangat sakit saat melihat kegagalan Italila lolos ke Piala Dunia 2018.

"Melihat Buffon menangis sangat menyakiti saya. Gigi (panggilan Buffon) sudah menjadi legenda dan dia menyadarinya. Waktunya sangat disayangkan. Ini jadi kehilangan bagi semua orang. Tapi, dia sudah menuliskan halaman dalam sejarah sepakbola," kata Zoff dikutip Goal.

“Saya masih memiliki saat sulit untuk mempercayai bahwa Italia tidak lolos ke Piala Dunia. Ini adalah eliminasi sejak 60 tahun. Ini sangat menyakitkan," ujarnya.

Buffon adalah pemain yang mencatatkan rekor Timnas Italia sebagai pemain yang memiliki caps terbanyak. Buffon sudah tampil dalam 175 pertandingan internasional bersama Italia selama 20 tahun, medio 1997 hingga 2017. Ia juga ikut mengantar Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 silam.