Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 19 Juni 2017 | 06:00 WIB
  • Wawancara Septian David Maulana: Sissoko Layak Jadi Panutan

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami,
    • Bramono
Wawancara Septian David Maulana: Sissoko Layak Jadi Panutan
Photo :
  • Istimewa
Pemain Mitra Kukar, Septian David Maulana

VIVA.co.id – Usianya masih muda, belum genap 21 tahun. Tapi, Septian David Maulana sudah jadi tumpuan lini tengah Mitra Kukar. Ia piawai menggiring bola, umpannya akurat, pergerakannya cepat dan kuat. Ia selalu bikin kubu lawan kerepotan.
 
Aksi keren terkini ditunjukkan Septian saat menyodorkan dua assist jitu dalam kemenangan 3-1 Mitra Kukar atas Persegres Gresik United. Assist kelima Septian itu menegaskan perannya yang begitu vital pada laga ke-11 Liga 1 2017, Kamis 15 Juni 2017 malam di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.
 
Tak heran jika pelatih Jafri Sastra menjadikan Septian andalan lini tengah skuatnya. Berkat Septian pula, Naga Mekes mampu bersaing di papan atas klasemen Liga 1 2017. Dari 11 laga, Septian dkk merangkai  18 poin. Mereka terpaut empat angka dari Madura United di urutan teratas.
 
Tak heran pula jika Luis Milla, pelatih kepala Timnas Indonesia U-22, kepincut dengan kreativitas energik Septian. Meski kerap turun dari bangku cadangan, Septian selalu tampil sebagai pembeda di skuat Garuda Muda. Buat Mitra Kukar sendiri, Septian sudah menyumbangkan dua gol.

Baru-baru ini, VIVA.co.id sempat mewawancarai Septian. Ia berbicara gamblang tentang Milla, Jafri, potensi Mitra Kukar, para pesaing, kepergian Zulham Zamrun dari skuat, dan marquee player Mohammed Sissoko. Berikut petikannya:
 
Apa perbedaan Jafri Sastra dan Luis Milla dalam menerapkan skema bermain?
Milla lebih mementingkan keseimbangan dalam bertahan dan menyerang. Milla sangat cermat. Pak Jafri lain lagi. Pak Jafri menerapkan perbedaan dalam taktik menyerang dan bertahan.  Bek kiri dan bek kanan tidak ditugaskan ikut langsung menyerang karena Pak Jafri memperhitungkan serangan balik lawan. Milla sama sekali tak mengkhawatirkan itu.
 
Klub mana yang paling tangguh menurut Anda?
Semua klub di Liga 1 2017 berkualitas tinggi. Setiap klub juga pasti menginginkan hasil terbaik di setiap laga. Ada menang, imbang, bahkan tumbang, itu konsekuensi berkompetisi. Yang jelas, kami menganggap semua lawan bagus dan sulit ditaklukkan.
 
Anda yakin Mitra Kukar punya peluang buat menjuarai Liga 1 2017?
Insya Allah. Target manajemen adalah kami masuk papan atas di awal musim. Target ini terpenuhi. Saya tentu berharap kami dapat menjaganya. Soal juara atau tidak, yang pasti kami selalu berjuang melakukan yang terbaik. Jika memang rezeki juara milik kami, itu bakal terjadi.
 
Pendapat Anda tentang Sissoko?
Saya kerap bertanya kepada Sissoko tentang gaya permainannya. Saya banyak menyerap info dan ilmu darinya. Ini penting mengingat ia pernah berpetualang di level Eropa.
 
Bagaimana sikap Sissoko di tengah pemain lain dan internal Mitra Kukar?

Sejauh ini tak ada yang aneh dengan sikap Sissoko. Ia cepat melebur dan lurus-lurus saja. Ia juga tipikal pemain asing yang rajin beribadah, rendah hati, dan selalu manut kepada pelatih. Buat saya, ia layak jadi panutan.
 
Apa kekurangan Sissoko di mata Anda?
Buat saya, Sissoko bagus banget secara teknis. Cuma, faktor usia pasti berpengaruh. Itu tidak bisa dibohongi. Karena usia yang tidak muda lagi pula Sissoko kurang enerjik ketika harus turun melapis pertahanan.
 
Menurut Anda, kepergian Zulham Zamrun dari Mitra Kukar mempengaruhi kinerja skuat?
Kami bermain sebagai sebuah tim. Kami butuh pemain berkualitas, tapi bukan berarti harus bergantung hanya kepada satu-dua pemain. Pak Jafri tentu lebih paham. Pak Jafri mengutamakan pemain yang mau bekerja sama dan bekerja keras.
 
Septian David Maulana & Data
Nama lengkap: Septian David Maulana
Panggilan: Septian
Kelahiran: Semarang, 1 September 1996
Klub: Mitra Kukar
Kompetisi: Liga 1 2017
Menit bermain: 760
Gol: 2
Assist: 5
Poin: 18
Jumlah laga: 11