Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 15 Juli 2017 | 06:14 WIB
  • Wawancara Jacksen F Tiago: Kegairahan Bersama Barito Putera

  • Oleh
    • Muhammad Indra Nugraha,
    • Bramono
Wawancara Jacksen F Tiago: Kegairahan Bersama Barito Putera
Photo :
  • Istimewa
Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago

VIVA.co.id – Jacksen F Tiago bukan sosok asing di Indonesia. Pensiun sebagai pemain, ia melatih di berbagai klub dan kini menangani Barito Putera. Kunci sukses dari Jacksesn adalah selalu fokus dan percaya diri jadi pakem kerjanya.

Tak banyak sosok seperti Jacksen.Semasa aktif bermain maupun ketika membesut tim, ia produktif. Ia identik dengan prestasi. Saat pria berdarah Brasil ini berkostum Persebaya Surabaya, trofi Liga Indonesia 1996/1997 berhasil direbutnya dan ia dianugerahi predikat PemainTerbaik.

Hijrah ke Petrokimia Putra, lalu merumput di Liga Singapura, Jacksen kembali ke Persebaya pada 2003. Ia langsung menggebrak dengan membawa tim Bajul Ijo promosi ke kasta tertinggi. Pada 2004, ia persembahkan gelar juara Divisi Utama Liga Indonesia. Setelah itu, ia gantung sepatu.

Jacksen merapat ke Papua dan melatih Persipura.  Bersama Persipura, ia bukukan rekor. Ia jadikan tim Mutiara Hitam sebagai yang terbaik di Tanah Air dengan tiga kali menjuarai Indonesia Super League (ISL) pada 2008/2009, 2010/2011, 2013. Rekor itu terjaga hingga kini.

Sempa tberpetualang di Liga Malaysia, Jacksen akhirnya kembali ke Indonesia.Dalam usia 49, ia dipercaya menangani Barito Putera di Liga 1 2017. Menggantikan Mundari Karya, ia buka lembaran baru Laskar Antasari.  Yakin? Ia punya jawaban.  

Simak petikan wawancara dengannya:

Anda puas dengan penampilan dan pencapaian Barito Putera hingga laga ke-13 Liga 1 2017?
Tentu, sejauh ini saya senang danmensyukuri perkembangan skuat. Kemenangan beruntun di tiga laga terakhir (sebelum kalah dari Bali United) memompa motivasi kami. Tapi, kami tak boleh terlena meski penampilan dan pencapaian skuat terus menunjukkan peningkatan. Masih banyak yang harus kami perbaiki, bahkan di semua aspek.

Anda yakin tren positif Barito Putera bakal berlanjut?
Sebagai profesional dan pelatih kepala, saya harus selalu percaya diri. Ini penting bagi skuat. Para pemain membutuhkan stimulan teknis dan strategi maupun dorongan moral. Tugas saya menyusupkan semua itu kepada para pemain. Sikap optimistis saya adalah cermin bagi para pemain.

Sektor mana di skuat Barito Putera yang mendapat porsi perhatian lebih dari Anda?
Semua sektor harus saya perhatikan dengan porsi yang sama.  Tak mungkin saya hanya memikirkan sektor depan atau tengah atau belakang. Barito Putera harus kuat sebagai sebuah tim. Semua sektor saling mendukung dan berkaitan. Salah satu sekto rlemah, kami pasti pincang.

Beberapa pilar Barito Putera dipanggil timnas Indonesia. Sebutlah Hansamu Yama dan Gavin Kwan. Yang  lain cedera atau terkena akumulasi kartu. Bagaimana Andamengatasi ini?
Tidak mudah menjaga keutuhan skuat, tapi memang itulah tantangan bagi setiap pelatih kepala. Saya harus siap setiap saat mengatasi kepincangan skuat. Jadi, bagi saya, tak masalah. Skuat lengkap atau tidak lengkap, saya bersama pemain yang ada optimistis menyongsong laga-laga berikutnya.

Apa kesan Anda tentang Liga 1 2017?
Sangat kompetitif dari aspek teknis. Ini memacu gairah saya dan semua elemen Barito Putera.

Apa pula kesan Anda tentang sepakbola Indonesia?
Saya bukan orang baru di tengah pasang surut sepakbola Indonesia. Di mata saya, sepakbola Indonesia kini dalam proses berkembang.