Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 17 Juli 2017 | 00:04 WIB
  • Tanpa Polesan Djanur, Persib Bangkit Atau Makin Terpuruk?

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami
Tanpa Polesan Djanur, Persib Bangkit Atau Makin Terpuruk?
Photo :
  • VIVA.co.id/Dede Idrus (19/05/17)
Mantan pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman

VIVA.co.id – Terjangan badai yang melanda Persib Bandung belum juga berlalu. Bermaterikan pemain mahal dan dukungan luar biasa dari Bobotoh,Persib malah sulit beranjak dari papan tengah Liga 1.

Kesempatan untuk bangkit sebenarnya muncul di Stadion Aji Imbut, Tenggarong di pekan 15 Liga 1. Billy Keraf membawa Persib unggul atas MitraKukar di menit 23. Namun, Persib akhirnya takluk 1-2, karena tuan rumah membalikkan kedudukan lewat gol Marclei Cesar (44') dan In-Kyun Oh (83').

Persib pun masih tertahan di posisi 12 klasemen dengan raihan 20 poin dari 15 laga. Hasil yang tidak pantas untuk tim sebesar Maung Bandung. Djadjang Nurdjaman pun menyatakan mundur sebagai pelatih kepala.

"Dengan kekalahan hari ini untuk sementara saya ingin istirahat dulu butuh resign. Saya mundur dari kursi pelatih Persib," kata Djanur usai pertandingan.

"Keputusan itu sudah bulat tadi saya sudah bicara dengan manajemen, yang lain belum. Insya Allah nanti karena saya tidak bisa mengangkat performa tim yang terus-terusan seperti ini," lanjutnya.

Ini menjadi  pengunduran diri kedua Djanur musim ini. Ketika itu, ia juga sempat mengutarakan pengunduran dirinya setelah Persib kalah dari Bhayangkara FC.

Akan tetapi, manajemen tak mengabulkan permintaannya dengan tetap mempercayainya melatih Atep cs. Namun, krisis Persib tak juga berlalu.

Mundur sebagai pelatih, Djanur meminta maaf kepada Bobotoh karena gagal meningkatkan prestasi Maung Bandung di musim ini.

"Saya minta maaf kepada Bobotoh, yang Bobotoh setia karena tidak semua seperti itu ada yang pahit ada yang manis," kata pelatih yang membawa Persib juara Liga Super Indonesia (ISL) 2014 ini.

"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kita sudah mengenyam masa-masa emas, masa bahagia, berbunga-bunga kita meraih juara dan sekarang saatnya kita keadaan seperti ini. Terima kasih kepada Bobotoh yang selalu mendukung saya dan Bobotoh yang lain sangat kecewa dengan kepemimpinan saya di Persib saat ini," sambungnya.

Manajemen Persib Merestui